Share

Dorce Gamalama Meninggal Dunia, 4 Ulama Ini Beri Nasihat terkait Wasiatnya

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 16 Februari 2022 12:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 614 2548074 dorce-gamalama-meninggal-dunia-4-ulama-ini-beri-nasihat-terkait-wasiatnya-blk0JdSIQj.jpg Dorce Gamalama meninggal dunia. (Foto: YouTube Alvin n Friends)

DORCE Gamalama meninggal dunia hari ini. Artis senior itu wafat setelah terinfeksi covid-19 dan dirawat selama tiga pekan di rumah sakit. Dorce dikabarkan juga memiliki riwayat penyakit lain seperti diabetes hingga demensia alzheimer.

Sebelum meninggal dunia, Dorce Gamalama memberikan wasiat ingin dimakamkan sebagai perempuan. Ini menuai kontroversi, sebab diketahui Dorce Gamalama melakukan operasi pergantian kelamin pada tahun 1983 di Surabaya, Jawa Timur.

Terkait wasiat Dorce Gamalama tersebut, sejumlah ulama pun memberikan nasihat serta hukumnya menurut syariat Islam. Berikut ini empat di antaranya:

Baca juga: Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ustadz Yusuf Mansur Ajak Umat Doakan yang Terbaik 

Info grafis Dorce Gamalama meninggal dunia. (Foto: Okezone)

1. KH Cholil Nafis

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Muhammad Cholil Nafis menyebut bahwa jenazah seorang transgender harus diurus dan dimakamkan sesuai kodratnya. "Jenazah transgender itu diurus sebagaimana jenis kelamin awal dan asalnya ya," ungkap dia dalam unggahan di akun Twitter-nya.

Selain itu, lanjut KH Cholil Nafis, mengubah jenis kelamin melalui operasi bukanlah hal yang diakui dalam ajaran agama Islam. Sehingga ketika meninggal dunia nanti, seorang transgender haruslah dimakamkan sesuai jenis kelamin saat mereka lahir ke dunia.

"Jadi mengubah kelamin itu tidak diakui dalam Islam, sehingga ia hukumnya tetap seperti jenis kelamin pertama," paparnya.

"Laki-laki yang pindah perempuan disebut mukhannats dan perempuan yang mengubah ke laki-laki itu mutarajjil," terangnya.

Baca juga: Mengenang Dorce Gamalama, Artis Dermawan yang Santuni 600 Anak Yatim dan Anak Palestina 

2. Gus Miftah

KH Miftah Maulana Habiburrahman atau akrab disapa Gus Miftah mengatakan wasiat Dorce Gamalama yang ingin dimakamkan sebagai perempuan sangat menyalahi kodrat. Di lain hal, keinginan ini bertentangan dengan fikih.

"Kita lihat dulu status transgender dalam Islam. Dalam Surat Al Hujurat, Allah Subhanahu wa ta'ala menciptakan jenis kelamin cuma dua: laki-laki dan perempuan," ujar Gus Miftah dalam tayangan YouTube.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dalam fikih ada jenis kelamin ketiga, yaitu khunsa. Dua-duanya ada, laki-laki dan perempuan. Gus Miftah juga mengatakan bahwa yang ia tahu Dorce Gamalama terlahir sebagai laki-laki, kemudian operasi menjadi perempuan.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

3. Ustadz Zacky Mirza

Ustadz Zacky Mirza mengatakan terkait wasiat Dorce Gamalama sebenarnya sudah diatur dalam kajian fikih. Jika dipandang dari kacamata hukum Islam, kata dia, seseorang sudah sepatutnya kembali sesuai kodrat masing-masing ketika menghadap Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Kita sudah pahami bersama bahwa semua ulama sepakat seorang Muslim ketika meninggal prosesnya harus dikembalikan kepada kodrat aslinya," ujar Ustadz Zacky Mirza kepada MNC Portal, Selasa 1 Februari 2022.

Meski demikian, ia enggan memaksakan pendapatnya kepada Dorce Gamalama. Bagi Ustadz Zacky Mirza, tugas sesama Muslim hanya saling mengingatkan.

"Tapi yang ingin saya sampaikan dalam hal ini adalah kita harus berpikir bahwa ketika nasihat sudah disampaikan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, tinggal semuanya kembali kepada yang bersangkutan," tambahnya.

Baca juga: Dorce Gamalama Meninggal Dunia, Ulama Sebut Harus Dimakamkan Sesuai Kodratnya 

Baca juga: Terkait Wayang, Ustadz Khalid Basalamah: Tidak Ada Kata-Kata Mengharamkan 

4. Buya Yahya

KH Yahya Zainul Ma'arif yang lebih akrab disapa Buya Yahya mengatakan seorang laki-laki yang lahir laki-laki, kemudian diubah menjadi perempuan, hakikatnya dia tetap laki-laki. "Cara merawat jenazahnya laki-laki, karena dia bukan perempuan sesungguhnya," ucapnya dalam tayangan kanal YouTube Al Bahjah TV.

Buya Yahya juga mengungkapkan ada sejumlah orang yang memang memiliki ujian dalam identitas sejatinya. Jika pria yang berubah menjadi perempuan tetap dianggap sebagai pria.

"Dia tetap ahli iman, bukan keluar dari iman, kalau meninggal ya semoga Allah ampuni. Kalau yang hidup jangan tiru karena besar dosanya, tapi kalau sudah meninggal jangan di dosa-dosakan wong dia orang beriman kok," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini