Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Begini Cara Meneladani Asmaul Husna Al Karim Beserta Keutamaannya

Komaruddin Bagja , Jurnalis-Senin, 21 Februari 2022 |18:18 WIB
Begini Cara Meneladani Asmaul Husna Al Karim Beserta Keutamaannya
Ilustrasi cara meneladani Asmaul Husna Al Karim. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

CARA meneladani Asmaul Husna Al Karim penting bagi seorang Muslim. Salah satu nama Allah Subhanahu wa ta'ala tersebut bermakna Maha Mulia, Pemberi, Dermawan, dan Pemaaf. Hal itu sesuai dalam Alquran:

يٰۤاَيُّهَا الۡاِنۡسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الۡكَرِيۡمِ

"Wahai manusia! Apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Mahamulia." (QS Al Infitar: 6)

Baca juga: 5 Sunah ketika Buka Puasa Ramadhan, Miliki Pahala Sangat Besar 

Selain itu, terdapat pula dalam Alquran Surat An-Naml Ayat 40:

قَالَ الَّذِي عِنْدَهُ عِلْمٌ مِنَ الْكِتَابِ أَنَا آتِيكَ بِهِ قَبْلَ أَنْ يَرْتَدَّ إِلَيْكَ طَرْفُكَ ۚ فَلَمَّا رَآهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَٰذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ ۖ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

"Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: 'Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip.' Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: 'Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barang siapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barang siapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia'."

Baca juga: Menag Terbitkan SE Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Mushola, Ini Isi Lengkapnya 

Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa Al Karim dapat diteladani sebagai dermawan, mulia, serta pemberi maaf. Contoh teladan Asmaul Husna dari Al Karim antara lain: Menghargai para guru di sekolah, menghormati orangtua kita di rumah, menyisihkan uang saku untuk disumbangkan ke masjid, membantu teman yang membutuhkan, dan memaafkan teman yang meminta maaf.

Meneladani Asmaul Husna Al Karim berarti meyakini bahwa Allah Azza wa Jalla adalah satu-satunya Yang Maha Mulia. Allah Subhanahu wa ta'ala adalah Al Karim yang senantiasa memberi dan pemberian-Nya tidak pernah berhenti.

Apabila merasa miskin dalam harta, Allah Subhanahu wa ta'ala dengan kedermawanan-Nya tidak hanya memberikan harta, tapi meliputi semua hal di dunia.

Orang yang selalu diberikan harta yang melimpah, atau kehidupan yang nyaman hendaknya bersyukur kepada Allah Azza wa Jalla karena Allah-lah yang memberi semua itu dengan kemuliaan-Nya.

Baca juga: Unik! Abu Nawas Beri Potongan Setengah Masa Hukuman Tahanan Seumur Hidup, Gimana Caranya? 

Asmaul Husna Al Karim juga dapat diartikan sebagai Yang Maha Pemberi Maaf. Artinya, Allah Subhanahu wa ta'ala memaafkan dosa para hamba-Nya yang lalai menunaikan kewajiban, asalkan hamba-Nya ingin bertobat kepada-Nya.

Dzat Yang Maha Memberi Pengampunan seberapa pun besar dosa hamba-Nya selama mereka tidak meragukan kasih sayang dan kemurahan-Nya.

Baca juga: Mau Pesan Makanan di Hotel Arab, Pria Ini Bingung Menunya Tulisan Arab Gundul Semua 

Setelah menyimak pembahasan singkat tersebut, bisa disimpulkan cara meneladani Asmaul Husna Al Karim. Semoga semua Muslim bisa mempraktikkan kandungan yang ada dalam nama Allah Subhanahu wa ta'ala itu.

Wallahu a'lam bishawab.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement