NIAT sholat tarawih 4 rakaat menarik untuk dikupas. Seperti diketahui bahwa di bulan Ramadan ini umat Islam harus melaksanakan kewajiban berpuasa di siang hari dan sholat tarawih pada malamnya.
Sholat tarawih atau qiamul lail adalah sholat malam yang dilakukan setelah Sholat Isya di bulan Ramadan. Hukum dari sholat tarawih adalah sunnah muakkad.
Baca juga: Masuk Islam, Fitria Yusuf Putri Konglomerat Jusuf Hamka Bangun 1.000 Masjid
Dalam pelaksanaan sholat tarawih ternyata ada beberapa jumlah yang berbeda-beda. Shalat ini sendiri biasa dikerjakan 8 hingga 20 rakaat. Lalu dapat dilaksanakan dengan beberapa cara, seperti 2 rakaat satu kali salam atau 4 rakaat satu kali salam.
Pembagian seperti itu dapat dilakukan ketika sholat tarawih sendiri ataupun berjamaah. Di Indonesia sendiri umumnya menggunakan cara 2 rakaat satu kali salam. Namun, ada juga yang melaksanakan 4 rakaat satu kali salam.
Lantas, bagaimana dengan niat sholat tarawih rakaat? Berikut informasinya.
Baca juga: 7 Hal yang Meruntuhkan Pahala Puasa, Nomor 1 Tidak Sadar Sering Dilakukan
Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat
Pada dasarnya niat sholat tarawih baik yang 2 rakaat satu salam maupun 4 rakaat satu salam adalah sama. Hal yang membedakan adalah posisi sebagai imam, makmum, atau sendirian.
- Niat sholat tarawih 4 rakaat sebagai imam
Ushalli sunnatat Tarāwīhi arba’a raka’atim mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku menyengaja salat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta'ala."
- Niat sholat tarawih 4 rakaat sebagai makmum
Ushalli sunnatat Tarāwīhi arba’a raka’atim mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku menyengaja salat sunah Tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta'ala."
- Niat sholat tarawih 4 rakaat sendiri
Ushalli sunnatat Tarāwīhi arba’a raka’atim mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.
Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunah tarawih empat rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta'ala."
Wallahu a'lam bishawab.
(Hantoro)