Share

Awas Hati-Hati Memasukkan Cairan ke Lubang Telinga Bisa Batalkan Puasa

Agustina Wulandari , Jurnalis · Selasa 12 April 2022 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 613 2577872 awas-hati-hati-memasukkan-cairan-ke-lubang-telinga-bisa-batalkan-puasa-Ch7PpmW6RF.jpg Ilustrasi telinga. (Foto: Dok.Pixabay)

Dalam menjalankan puasa Ramadan, siapapun orangnya pasti berharap dirinya sehat dan bugar agar tak mengganggu ibadah tersebut. Salah satu gangguan yang biasa dialami adalah gangguan pada telinga. Obat tetes menjadi solusinya. Namun, apakah diperbolehkan orang berpuasa menggunakan obat tetes tersebut?

Dilansir dari NU online, secara istilah syariat, puasa berarti menjaga diri dari segala hal yang bisa membatalkan puasa. Menurut penjelasan Syekh Khatib al-Syarbini dalam kitabnya al-Iqnaโ€™ Hamisy Tuhfah al-Habib (2/379) di antara perkara yang membatalkan puasa adalah masuknya benda ke dalam anggota tubuh bagian dalam melalui rongga terbuka yang meliputi mulut, lubang kemaluan, lubang anus, lubang hidung dan lubang telinga.

Apapun bendanya jika masuk melalui rongga-rongga tersebut dapat membatalkan puasa bila sampai ke dalam anggota batin.Dengan demikian, masukkan cairan obat tetes ke dalam telinga, dapat membatalkan puasa bila cairan tersebut sampai ke bagian dalam telinga.

Namun, hal ketentuan itu, bisa saja berubah hukumnya, bila orang yang mengalami kondisi telinga dengan rasa nyeri tidak bisa diredakan kecuali dengan bantuan obat tetes telinga atas petunjuk dokter atau pengetahuannya sendiri.

Jika begini kondisinya maka memasukkan obat tetes diperbolehkan dan tidak dapat membatalkan puasa, karena darurat. Hal ini sesuai dengan prinsip kaidah fiqih โ€œal-dlarurat tubihu al-mahdhurat (kondisi darurat membolehkan hal-hal yang semula diharamkan)โ€.

Hal ini seperti disampaikan Syekh Habib Abdurrahman bin Muhammad Baโ€™alawi mengutip fatwanya Syekh Bahuwairits sebagai berikut: "Bila seseorang dicoba dengan rasa sakit di telinganya, ia tidak bisa tenang kecuali dengan meletakan obat di dalam minyak atau kapas (ke dalam telinga) dan nyata-nyata dapat meringankan atau menghilangkan rasa sakit dengan obat tersebut, berdasarkan pengetahuan pribadi atau informasi dokter, maka hal demikian boleh dan sah puasanya, karena darurat. Himpunan fatwa Syekh Bahuwairits."

Jadi penggunaan obat tetes telinga dapat membatalkan puasa kecuali dalam keadaan darurat untuk menghilangkan rasa nyeri atau atau meminimalisirnya dengan petunjuk dokter atau pengetahuan pribadi.

CM

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(Wul)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini