Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Niat Puasa Hari Ini Rabu 13 April 2022M/11 Ramadan 1443H: Arab, Latin, Terjemahan Indonesia

Hantoro , Jurnalis-Rabu, 13 April 2022 |03:13 WIB
Niat Puasa Hari Ini Rabu 13 April 2022M/11 Ramadan 1443H: Arab, Latin, Terjemahan Indonesia
Ilustrasi niat puasa Ramadan hari ini. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JANGAN sampai terlewat niat puasa hari ini Rabu 13 April 2022M/11 Ramadan 1443H. Pasalnya, niat puasa hukumnya wajib. Tanpa niat, puasa yang dilaksanakan bisa menjadi sia-sia.

Adapun niat yang dimaksud yaitu berkeinginan menjalankan ibadah puasa. Dalil wajibnya berniat adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam:

Baca juga: Bisakah Wanita Haid Mendapat Malam Lailatul Qadar? 

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

"Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya." (Muttafaqun ‘alaih)

Dilansir Muslim.or.id, niat puasa Ramadan cukup di dalam hati. Sebab, niat memang letaknya di hati. Jadi jika di hati sudah berkehendak mau menjalankan puasa Ramadan keesokan harinya, maka sudah disebut berniat.

Ulama besar Muhammad Al Hishni berkata:

لا يصح الصوم إلا بالنية للخبر، ومحلها القلب، ولا يشترط النطق بها بلا خلاف

"Puasa tidaklah sah kecuali dengan niat karena ada hadis yang mengharuskan hal ini. Letak niat adalah di dalam hati dan tidak disyaratkan dilafazhkan." (Kifayatul Akhyar, halaman 248)

Baca juga: Dahulukan Mana, Sedekah atau Bayar Utang? 

Kemudian ulama Muhammad Al Khotib berkata:

إنما الأعمال بالنيات ومحلها القلب ولا تكفي باللسان قطعا ولا يشترط التلفظ بها قطعا كما قاله في الروضة

"Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Namun niat letaknya di hati. Niat tidak cukup di lisan. Bahkan tidak disyaratkan melafazhkan niat. Sebagaimana telah ditegaskan dalam Ar-Roudhoh." (Al Iqna’, 1: 404)

Adapun memakai niat puasa dengan lafazh "Nawaitu shouma ghodin …", maka itu tidak ada dalil yang mendukungnya untuk dilafazkan.

Masalah melafazkan niat tidak terdapat hal tersebut dalam kitab shahih maupun kitab sunan, padahal masalah tersebut terkait ibadah, namun Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam dan para sahabat tidak pernah mencontohkannya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: 7 Hal yang Meruntuhkan Pahala Puasa, Nomor 1 Tidak Sadar Sering Dilakukan 

Baca juga: Masuk Islam, Fitria Yusuf Putri Konglomerat Jusuf Hamka Bangun 1.000 Masjid 

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement