TATA cara dan bacaan sholat tarawih berjamaah yang baik dan benar perlu diketahui setiap Muslim. Pasalnya, tata cara yang afdhal dalam sholat tarawih adalah dikerjakan setelah melakukan Sholat Isya dan bakdiyah. Lebih utama lagi apabila sholat tarawih dikerjakan pada akhir malam.
Sholat tarawih juga disunahkan berjamaah di masjid atau mushola, karena pahalanya tentu lebih banyak daripada sendirian di rumah. Berikut ini tata cara dan bacaan sholat tarawih berjamaah:
Baca juga: 5 Artis India yang Selalu Puasa Ramadan, Nomor 3 King of Bollywood
1. Niat. Cukup ungkapkan di dalam hati.
2. Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana sholat biasa.
أللهُ أَكْبَرْ
Allahuakbar.
Ketika takbir sunah mengangkat kedua tangan. Bagi laki-laki dengan cara posisi tangan berada di atas pundak, jari-jari agak direnggangkan, ujung jari-jari diluruskan dengan daun telinga bagian atas dan condong ke arah kiblat.
3. Membaca doa iftitah.
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang." (HR Muslim 2/99)
4. Kemudian membaca Surat Al Fatihah.
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Bismillahir rahmaa nirrahiim. Alhamdu lilla hi rabbil 'alamiin. Ar rahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaaka na'budu wa iyyaaka nasta'iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim waladh-dhaalliin.
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, yang maha pengasih, maha penyayang, pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
5. Dilanjutkan membaca surat di Alquran yang lain sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) jika bertindak sebagai imam. Dianjurkan membaca surah-surah pendek.
6. Kemudian rukuk. Saat rukuk membaca tasbih tiga kali:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhaana robbiyal 'adziimi wabihamdih (dibaca 3 kali)
Artinya: "Maha suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya.
Baca juga: Kisah Ustadz Ahmad Yasin Selamat Usai Mobilnya Ringsek Ditabrak KRL, Berawal Hendak ke Lomba MTQ
7. Iktidal setelah rukuk, bangkit dan tegak dan mengangkat kedua tangan setinggi telinga (laki-laki) atau dada (perempuan) sambil membaca:
سمع الله لمن حمده
Sami'allaahu liman hamidah
Artinya: "Allah Maha Mendengar terhadap orang yang memujinya."
Setelah berdiri tegak, lalu membaca:
رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ
Robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi'ta min syain ba'du.
Artinya: "Ya Allah Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh sesuatu yang Engkau kehendaki sesudah itu."