Share

Menjadi Sebaik-baiknya Manusia Bersama Ustadzah Nurjannah

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 26 April 2022 11:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 26 614 2585267 menjadi-sebaik-baiknya-manusia-bersama-ustadzah-nurjannah-nRogZmg8rX.jpg Kisah Ustadzah Nurjannah mengajarkan Alquran ke banyak orang. (Foto: Daarul Quran)

TIDAK banyak muslim yang dapat menjadi sebaik-baiknya manusia di dunia ini. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang belajar Alquran. Tak berhenti sampai di situ, Nabi Shallallahu alaihi wassallam lebih lanjut mengatakan bahwa sebaik-baiknya manusia adalah orang yang juga mau mengajarkan Alquran.

Ustadzah Nurjannah mungkin adalah salah satu manusia langka yang dimaksud Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam tersebut. Ia adalah seorang pengajar Alquran di Dusun Karang, Desa Terbah, Patuk, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tak tanggung-tanggung, ia bersedia pontang-panting ke sebelas titik berbeda untuk mengajarkan kalam-kalam Allah Subhanahu wa ta'ala yang mulia tersebut.

Salah satu hal yang luar biasa dari Ustadzah Nurjannah adalah keikhlasannya dalam mengajarkan Alquran. Selama ini, ia bolak-balik ke beberapa titik hanya untuk membuka mata setiap murid-muridnya akan firman-firman Allah Subhanahu wa ta'ala.

Kisah Ustadzah Nurjannah mengajarkan Alquran ke banyak orang. (Foto: Daarul Quran)

Tak pernah sepeser pun ia meminta upah untuk setiap keringat yang ia cucurkan. Semuanya, ia lakukan hanya karena ingin memperoleh rida dari Sang Maha Pemberi, Allah Subhanahu wa ta'ala.

Berkat bantuan dan izin Allah Subhanahu wa ta'ala, ternyata perjuangannya disambut dengan positif. Banyak masyarakat –mulai dari anak kecil, remaja, dewasa, hingga lansia– yang tertarik memperlajari Alquran.

Hal ini pun membuat Ustadzah Nurjannah semakin bersemangat. Tak seperti orang kebanyakan, baginya bahagia itu sederhana: melihat antusias masyarakat belajar Alquran.

“Senang sekali mendapat respon yang baik dari masyarakat,” ungkapnya haru.

Namun, apa yang dilakukannya selama ini bukan berarti tanpa kesulitan sedikit pun. Setidaknya, ia mengungkapkan, ada dua kesulitan yang ia rasakan. Pertama, kurangnya tenaga pengajar Alquran di tempatnya mengajar.

Namun, hal ini tak membuatnya menyerah. Ia kemudian berinisiatif untuk menjadikan murid-muridnya yang sudah fasih membaca Alquran sebagai guru yang membantunya mengajar.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia mengkader beberapa murid yang sudah lancar membaca Alquran guna mengajari murid-murid yang baru belajar membaca Alquran. Dengan ini, ia berharap dapat menyebarkan semangat belajar dan mengajar Alquran.

Dengan rendah hati, ia berkata bahwa semua kemudahan yang ia peroleh ketika mengajar adalah semata-mata dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Menurutnya, tak ada yang bisa membantu setiap pekerjaan manusia selain Tuhan Yang Maha Penolong.

“Jika Allah sudah berkehendak, apa pun pasti dapat terjadi,” ujarnya tegas.

Kesulitan kedua, ujar Ustadzah Nurjannah, adalah minimnya mushaf Alquran yang dapat digunakan. Ia berharap ada mushaf yang layak dan cukup untuk murid-muridnya belajar Alquran. Namun, ia amat yakin bahwa Allah Subhanahu wa ta'ala selalu akan menolong hamba-Nya yang berbuat baik.

Benar saja, akhirnya Ustadzah Nurjannah dipertemukan dengan PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta. Berkat bantuan dari sejumlah donatur PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta, kini Ustadzah Nurjannah memperoleh 81 mushaf Alquran baru yang terdiri dari 41 mushaf berukuran kecil dan 40 mushaf berukuran sedang.

“Terima kasih kepada segenap PPPA Daarul Qur’an Yogyakarta dan semua donatur yang menyalurkan Alquran. Semoga dibalas Allah,” pungkasnya dengan penuh syukur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini