Share

Eril Meninggal Tenggelam Insya Allah Syahid, Ini Dalil Sahih yang Menjelaskannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 10 Juni 2022 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 330 2608931 eril-meninggal-tenggelam-insya-allah-syahid-ini-dalil-sahih-yang-menjelaskannya-64Yz8pdtVs.jpg Eril putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Instagram @ataliapr)

JASAD Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab disapa Eril putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya ditemukan setelah dua pekan hilang di Sungai Aare, Swiss. Jenazah Eril ditemukan di Bendungan Engehalde di Kota Bern pada Rabu 8 Juni 2022 pagi waktu setempat.

Sejumlah netizen pun mendoakan Eril wafat dalam keadaan syahid karena tenggelam dan sedang mencari sekolah untuk melanjutkan kuliah S2-nya di Swiss. Salah satu pihak yang mengungkapkan demikian adalah Ustadz Yusuf Mansur (UYM).

Baca juga: Ustadz Adi Hidayat Ungkap Eril Pernah Tanya soal Air dan Kekuasaan Allah Ta'ala 

"Syahid ini almarhum Eril, sebab lagi studi kan? Nuntut ilmu. Proses S-2, dan anaknya baik banget. Banyak kesaksiannya," ungkap Ustadz Yusuf Mansur dalam unggahannya di akun Instagram @yusufmansurnew.

Eril putra Ridwan Kamil. (Foto: Instagram @emmerilkahn)

Menurut ulama pendiri Majelis Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam, Habib Munzir bin Fuad al Musawa (1972–2013), ada lebih dari tujuh kelompok orang yang mati syahid sebagaimana disebut Imam An-Nawawi dalam Syarh Nawawi ala Shahih Muslim.

Akan tetapi dalam hadis riwayat Shahih Al Bukhari disebutkan hanya lima. Di dalam riwayat lain lebih banyak lagi.

Baca juga: Temui Ridwan Kamil, Ustadz Adi Hidayat: Eril Sosok Berbakti ke Orangtua 

Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

قال رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ، وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ، فَأَخَّرَهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ، فَغَفَرَ لَهُ، ثُمَّ قَالَ الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ، الْمَطْعُونُ، وَالْمَبْطُونُ، وَالْغَرِيقُ، وَصَاحِبُ الْهَدْمِ، وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ.

Artinya: "Rasulullah Ahalallahu 'alaihi wasallam bersabda: 'Ketika seseorang berjalan di jalan, ia menemukan ranting kayu penuh duri, lalu ia menyingkirkannya, maka Allah berterima kasih padanya, maka Allah mengampuni dosa dosanya, lalu Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam meneruskan sabdanya: Syuhada adalah lima yaitu orang yang wafat terkena penyakit tha'un, orang yang wafat terkena sakit di perutnya, orang yang wafat tenggelam, orang yang wafat terkena reruntuhan/longsor, dan orang yang wafat dalam peperangan di jalan Allah." (Shahih Al Bukhari)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sementara Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) untuk Jakarta Timur Ustadz Asroni Al Paroya menerangkan tidak ada satu pun yang mengetahui cara menghadapi kematian karena sudah jadi rahasia Allah Subhanahu wa ta'ala.

Menurut dia, salah satu yang bisa dilakukan agar manusia meninggal dalam keadaan husnulkhatimah adalah dengan cara bertakwa, yakni meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

"Namun, tentu modal takwa adalah yang utama dan juga terus meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala," paparnya ketika dihubungi MNC Portal belum lama ini.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini