Sekadar informasi, operasional bus shalawat selama 24 jam dan gratis, alias tidak dipungut biaya.
"Layanan ini disiapkan untuk jamaah selama di Makkah. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi," kata Kepala Daker Makkah Mukhammad Khanif.
Kabid Transportasi Sutikno menjelaskan, ada lima rute bus shalawat di Makkah sesuai wilayah hotel jemaah dengan tiga terminal, yaitu: Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad. Rute pertama, Mahbas Jin - Bab Ali.
Sebanyak 16 bus disiapkan untuk melayani 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin. Ada tiga halte pemberhentian yang telah disiapkan.
"Rute ini merupakan rute bersama. Setiap negara yang jamaahnya melalui rute ini harus menyiapkan bus. Dan bus yang melalui jalur ini, bisa digunakan seluruh jemaah haji dari berbagai negara," terangnya.
Baca juga: Cegah Jamaah Haji RI Tersesat, Bus Shalawat Ditempel Stiker-Kartu Khusus
Kedua, rute Syisyah - Syib Amir. Ada 29 bus yang disiapkan untuk melayani 11.428 jamaah yang tinggal di 9 hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian.
Ketiga, rute Raudhah - Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jamaah yang tinggal di 6 hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhantian.
Baca juga: Antarkan Jamaah Haji RI ke Masjidil Haram, Ini Kecanggihan Bus Shalawat
Keempat, rute Jarwal - Syieb Amir. Rute ini akan melayanu 24.904 jemaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte.
Kelima, rute Misfalah - Jiad. Rute ini melayani 17.550 jemaah. Mereka tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhantian.
"Bus berkapasitas sekitar 70 penumpang, dilengkapi air conditioner (AC), tombol darurat pembuka pintu, GPS, serta alat pemecah kaca," jelasnya.
(Fakhrizal Fakhri )