Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa agar Meninggal Husnulkhatimah, Yuk Banyak-Banyak Dibaca!

Novie Fauziah , Jurnalis-Selasa, 14 Juni 2022 |10:22 WIB
Doa agar Meninggal Husnulkhatimah, Yuk Banyak-Banyak Dibaca!
Ilustrasi membaca doa agar meninggal husnulkhatimah. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

MENINGGAL dunia husnulkhatimah adalah impian setiap Muslim. Maka itu, semua umat Islam berlomba-lomba bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar selalu mendapat perlindungan di dunia hingga akhirat.

"Seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan baik (husnulkhatimah) biasanya mereka adalah orang yang selalu bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala," kata CEO-Founder Santri Motivator School Ustadz Asroni Al Paroya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (14/6/2022).

Baca juga: Doa Pagi Hari Rasulullah: Memohon Perlindungan dari Kemalasan dan Siksa Akhirat Kelak 

Sementara itu dikutip dari buku 'Himpunan Doa Raih Jodoh Terbaik, Rumah Tangga Sakinah, dan Diberi Momongan Shalih/Shalihah' karya Ustadz Muammar Shiddiq terdapat doa agar kaum Muslimin diwafatkan dalam keadaan baik atau husnulkhatimah.

Doa yang dimaksudan adalah sebagai berikut:

اللهمّ أحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ

Allahumma ahsin ‘aqibatanaa fil umuuri kullihaa, wa ajirnaa min khizyid dunyaa wa ‘adzabil akhiroh.

Artinya: "Ya Allah baguskanlah akhir dari segala urusan kami, dan hindarkanlah kami dari kehinaan godaaan dunia dan siksa akhirat nanti."

Doa tersebut bisa dibaca atau diamalkan setiap selesai sholat fardhu atau sunah, yakni sebagai salah satu pelengkap doa lainnya.

Kemudian menurut Ketua Ikatan Sarjana Quran dan Hadis Indonesia Ustadz Fauzan Amin, manusia tidak pernah ada yang mengetahui apakah akan meninggal dalam keadaan baik atau sebaliknya.

"Pada dasarnya tidak ada satu pun manusia yang tahu apakah seorang hamba itu mati husnulkhatimah atau sebaliknya," ujarnya.

Namun perlu diketahui, kata dia, ada beberapa tanda mati dalam keadaan husnulkhatimah, yakni bagi seseorang yang dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam yaitu sebagai berikut:

Baca juga: Geger Wanita di Riau Diduga Bersuami Dua, MUI: Poliandri Haram 

1. Mengakhiri hidup dengan ucapan tahlil

Baik diucapkan langsung melalui lisan atau cukup melalui detak jantung. Berdasarkan riwayat dari Mu'adz bin jabal, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَخَلَ الجَنَّةَ

Artinya: "Barang siapa yang akhir perkataannya adalah kalimat 'Laa ilaha illallah (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah)', maka dia akan masuk surga." (HR Abu Dawud)

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement