Untuk tanggal pastinya akan diatur masing-masing negara. Sebab, Dubes hanya memfasilitasi pertemuan tersebut. "Soal tanggal bukan kewenangan saya, itu kewenangan di sana tapi potensi untuk saling kunjung itu ada mungkin bapak Presiden yang ke sini atau mungkin tidak ke sini tapi juga diganti putra mahkota (MBS) yang ke sana (Indonesia)," ungkapnya.
Di sisi lain, Dubes menyebut bahwa dalam beberapa survei menyatakan Pangeran MBS tenar di kalangan anak muda Indonesia. Tentu ini bisa menjadi pertimbangan pangeran MBS ke Indonesia.
"Jadi kalau misalnya beliau diminta untul bicara di depan anak-anak muda kan hebat juga itu. Saya kira beliau Insya Allah tertarik, mudah-mudahan saja pemerintah Saudi mengambil keputusan oke, Putra Mahkota pada akhir bulan Juli ke Indonesia, kita kan senang juga," tukasnya.
(Arief Setyadi )