Share

Sejarah Sumur Zamzam, Air Keajaiban Abadi yang Tidak Pernah Kering Selama 5.000 Tahun

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 18:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 614 2621197 sejarah-sumur-zamzam-air-keajaiban-abadi-yang-tidak-pernah-kering-selama-5-000-tahun-FY3IWtIdlC.jpg Sumur zamzam di Makkah. (Foto: Rani Hardjanti/Okezone)

SEJARAH sumur zamzam sangat menarik diketahui kaum Muslimin. Diketahui sumur zamzam adalah rahmat dari Allah Subhanahu wa ta'ala dan menjadi keajaiban abadi.

Muncul 5.000 tahun lalu, sumur zamzam memberi berkah bagi penduduk dunia. Meski setiap hari diambil airnya, bahkan dibawa pulang oleh jamaah haji dan umrah dari berbagai negara, sumur zamzam tidak pernah berhenti mengalirkan air.

Baca juga: Masya Allah! Ini yang Terlihat ketika Kamera Dimasukkan ke Sumur Zamzam 

Sumur zamzam berasal dari gesekan kaki Nabi Ismail Alaihissallam setelah ibunya Hajar berlari tujuh kali di antara Bukit Shafa dan Marwa mencari air untuk bayinya yang kala itu kehausan di tengah lembah tandus Hijaz yang tidak berpenghuni. Zamzam sendiri artinya "Tidak berhenti mengalir".

Dilansir Arabnews, sumur zamzam selalu bersih, tidak ada lumut, serangga, jamur, atau kotoran lainnya. Air zamzam memiliki tingkat mineral alami lebih tinggi dari air biasa yang telah didesalinasi dengan normal. Maka itu, rasa air zamzam berbeda, terasa lebih berat.

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

Para jamaah haji dan umrah biasanya sangat antusias meminum air zamzam dan memasukkannya dalam botol, membawanya pulang ke negara asal. Air zamzam dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit seperti dikatakan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Perkembangan dan perawatan air zamzam menjadi hal yang sangat penting, karena air sumur ini sudah dilindungi dengan berbagai cara selama berabad-abad.

Baca juga: Ini Respons MUI soal Israel Akan Berlaga di Piala Dunia U-20 Indonesia 

Meski diminum jamaah haji, umrah dan pengunjung di Makkah sejak zaman dahulu, zamzam tidak pernah berhenti mengalir. Air zamzam akan selalu ada untuk memberkati para muslim.

Sumur zamzam sempat terkubur ratusan tahun sebelum digali kembali oleh Abdul Muthalib bin Hasyim, kakek Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Sumur itu terus dilindungi dan dijaga oleh Nabi Muhammad, kemudian khalifah, hingga pendiri Arab Saudi Raja Abdul Aziz.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Di masa lampau, sumur zamzam dijaga dan dilindungi dengan cara tradisional. Namun pada akhir masa pemerintahan Raja Abdullah, sebuah lompatan rencana diambil yaitu dengan pengembangan sumur yang dipertahankan dengan baik.

Ia mengubah metode pengisian dan distribusi air di dua masjid suci; Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dia juga yang mendirikan The King Abdullah bin Abdul Aziz Zam Zam Water Project (KZWP) pada 2013.

Baca juga: Kisah Bule Cantik Belanda Dapat Hidayah Islam, Gara-Gara Azan Sholat Jumat dan Disapa "Assalamualaikum" 

Dengan meningkatnya pengunjung dan jamaah haji setiap tahunnya, maka permintaan akan air zamzam juga bertambah. Inilah mengapa dibutuhkannya pengembangan lebih untuk sumur zamzam. Biaya untuk konstruksi proyek berkisar lebih dari SR7000 juta atau setara USD187.000.000.

Proyek ini melakukan banyak metode yang tidak profesional berkaitan dengan memompa, menyaring, mendistribusikan, mengisi air, dan menggantikan ini dengan teknologi yang paling baru dan aman.

Baca juga: Menjual Kulit Hewan Kurban, Ini Hukumnya Menurut Syariat Islam 

Dahulu air zamzam diisi secara manual dalam wadah berukuran berbeda, tanpa mengikuti proses pembotolan yang berwenang, mengakibatkan polusi air yang tidak diinginkan. Dengan proyek baru ini, ada dua ukuran utama dari kontainer berukuran 5 dan 10 liter. Di mana air zam zam dirawat, dikemas dalam botol, disimpan, dan didistribusikan secara efisien.

Sebelum perjalanan haji atau umrah berakhir, pengunjung akan mendapatkan sebotol atau dua air zamzam sebelum berangkat, di mana pada tahun sebelumnya mengakibatkan kekacauan dan antrian yang tidak teratur.

Sekarang proyek mendistribusikan wadah air kepada peziarah di dalam bus atau di bandara dalam rangka untuk menghemat waktu dan mencegah kerumunan ramai. Di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, air zamzam disediakan dalam pendingin yang dibersihkan setiap hari dan proses pengisiannya.

Pembelian secara daring air zamzam merupakan bagian dari proyek National Water Company yang dimulai setelah pemberhentian jualan sebagai tindakan pencegahan selama terjadinya wabah pandemi virus corona.

Baca juga: 5 Fakta Penetapan 1 Dzulhijjah Sekaligus Idul Adha 1443H, Pemerintah dan Muhammadiyah Berbeda 

Air zamzam sekarang didistribusikan melalui platform bisnis elektronik Saudi HNAK yang menawarkan layanan pengiriman rumah juga.

Ekstraksi, memompa, dan pengawasan penyimpanan dan pemompaan dicapai melalui teknologi serat optik dari kontrol pengawasan dan akuisisi data jaringan.

Dengan semua teknologi ini, kualitas mineral alami air zamzam dipertahankan dan dipertahankan menurut penelitian teliti yang dilakukan untuk menentukan metode pemompaan dan penyaringan yang paling sesuai.

Guna mencegah air zamzam terpengaruh kontaminasi alam eksternal, Zamzam Studies and Research Center telah menerapkan kontrol kualitas yang ketat.

"Agar dapat mengelola sumur zamzam secara berkelanjutan, kita perlu memiliki pemahaman penuh tentang pengaturan lingkungan dan hidrogeologi dari sumur suci ini dan sumber air mencapainya, termasuk konduktor air di daerah tersebut," kata Samer Showman, presiden Pusat Penelitian Arab Saudi.

Baca juga: Viral Pria Izin Adzan di Masjid Orang, Saking Merdunya Bikin Jamaah Bengong Enggak Percaya 

"Kita perlu melihat bagaimana air sedang disimpan dan pergerakannya yang cepat. Serta jenis mineral dan ekstraknya melalui perjalanan antara batu-batu untuk memahami seperti apa ciri air zamzam."

"Kami telah menghubungkan model matematis dengan jaringan curah hujan data dan stasiun curah hujan di bagian yang berbeda dari akuifer untuk menentukan volume yang tepat dan kuantitas air yang dapat diekstrak sepanjang tahun di Wadi Ibrahim," tambahnya.

Showman mengatakan bahwa laboratorium khusus untuk air zamzam di Makkah melacak dan menguji sampel yang berbeda dari air, lalu dianalisis setiap pekan untuk menjaga kualitas air.

Allahu a'lam bisshawab.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini