Share

Temukan Konten Islamophobia dan Dugaan Penistaan Agama, Ini yang Harus Dilakukan

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 04 Juli 2022 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 04 614 2623409 temukan-konten-islamophobia-dan-dugaan-penistaan-agama-ini-yang-harus-dilakukan-xh06rkEqAp.jpeg Ilustrasi laporkan konten Islamophobia dan dugaan penistaan agama. (Foto: Istimewa/Muhammadiyah.or.id)

ADA langkah tepat yang bisa dilakukan jika menemukan konten Islamophobia dan dugaan penistaan agama. Islamophobia menjadi salah satu isu yang paling menarik bagi warganet. Makin besar respons terhadap konten itu, makin awet pula Islamophobia terjadi. Sebaliknya jika konten seperti itu diabaikan, maka akan mati secara perlahan.

"Untuk bisnis mereka karena media sosial-media sosial mereka diminati orang meskipun orang itu kesal dan benci sehingga jadi trending topic dan banyak viewer-nya," kata Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dadang Kahmad menilai konten Islamophobia dalam Catatan Akhir Pekan Tvmu, Ahad 26 Juni 2022.

Baca juga: 10 Pahala Orang yang Berkurban di Hari Raya Idul Adha, Didoakan Malaikat Lho! 

Maka itu, ia meminta umat Islam berpikir cerdas, tidak terpancing dan tidak merespons konten-konten serupa.

"Saya kira ini harus jadi perhatian kita bersama. Kalau ada postingan-postingan yang menghina, jangan di-reposting lagi. Sudahlah dihilangkan, dibiarkan, suspend saja," imbaunya, dikutip dari Muhammadiyah.or.id.

Baca juga: Cerita Haru Muadz Hafiz Tunanetra: Alquran-lah yang Jadi Penolongku di Hari Kiamat 

Pasalnya, kata Dadang, perhatian serius terhadap konten itu justru membuat konten serupa terus diproduksi dan menginspirasi orang lain yang jail serta ingin mendapatkan uang secara mudah dengan menempuh cara serupa.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Sebagai solusi, Dadang berharap penegak hukum memiliki aturan yang rinci dan melindungi semua agama dari konten-konten yang serupa dengan Islamophobia dan penistaan. Apalagi agama masuk dalam kerangka kehidupan masyarakat Indonesia sesuai sila pertama Pancasila.

"Di sini diperlukan penegakan hukum yang berat bagi orang penghina agama, agama apa pun juga. Saya juga senang kalau dari Islam yang menghina agama orang lain diproses," tuturnya.

Baca juga: Viral Petugas Haji Pakai Megafon Ajak Perbanyak Takbir Awal Dzulhijjah, Netizen: Masya Allah Merinding 

Baca juga: Kisah Insinyur Super-Sibuk Jadi Penghafal Alquran, Mampu Khatam 3 Hari Sekali! 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini