MAKKAH - Sejumlah jamaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan di pos kesehatan satelit Arafah. Kondisi jamaah bervariasi, didominasi oleh sengatan panas (heat exhaustion), kelelahan dan dehidrasi.
“Ada juga kasus hipoglikemia (kadar gula turun) pada pasien diabetes melitus yang kami temui, karena jamaah malas makan” ujar Koordinator Emergency Medical Team (EMT) Erwinsyah Patta Parang di Arafah, Kamis (7/7/2022).
BACA JUGA:Jamaah Haji Wukuf di Arafah Hari Jumat, Perbanyak Zikir hingga Baca Al-Quran
Jamaah haji yang membutuhkan pelayanan kesehatan, langsung dijemput tim EMT untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Poskes Satelit. Jamaah diberikan terapi infus dan pengobatan yang dibutuhkan.
“Setelah kondisi jamaah stabil, kita kembalikan ke kloter," kata Erick.
BACA JUGA:Puncak Haji 2022, Menag: Pastikan Seluruh Jamaah RI Berangkat ke Arafah
Namun dari sejumlah jamaah yang mendapatkan pelayanan kesehatan, lima orang harus dirujuk ke pos kesehatan Arafah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Lima yang kami rujuk sampai saat ini, diobservasi lebih lanjut di Poskes Arafah,” jelasnya