Selain meminta kerjasama dari berbagai pihak, Budi menyatakan akan memperkuat pelayanan kesehatan di sepanjang jalur jamarat. Selain adanya Pos Kesehatan Mina dan 8 Pos kesehatan satelit di jalur atas dan bawah jalur jamarat, juga akan dilakukan penambahan penugasan personil Emergency Medical Team (EMT).
Sebanyak 20 orang tim EMT mobile yang terbagi dalam lima tim akan bertugas dan terus bergerak di sepanjang terowongan mina. Tim akan dibekali dengan kursi roda, air, oralit dan perlengkapan untuk kegawatdaruratan lainnya.
“Malam ini tim langsung bekerja sampai fase lontar jumrah berakhir, untuk menolong jamaah yang kelelahan di tengah perjalanan jamarat,” jelasnya.
(Angkasa Yudhistira)