Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Potret Semangatnya Jamaah Haji RI Lempar Jumrah, Ada yang Digendong hingga Pakai Tongkat

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 10 Juli 2022 |20:49 WIB
Potret Semangatnya Jamaah Haji RI Lempar Jumrah, Ada yang Digendong hingga Pakai Tongkat
Jamaah haji digendong saat melempar jumrah. (Foto: Dani Jumadil Akhir)
A
A
A

MAKKAH - Jamaah haji Indonesia melakukan lempar jumrah di Jamarat, Mina. Semangat jamaah haji Indonesia saat lempar jumrah terlihat saat lempar jumrah aqabah pada 10 Dzulhijjah atau Sabtu 9 Juli 2022 meski dalam kesehatan yang terbatas.

Sementara, pada hari ini 11 Dzulhijjah atau Minggu 10 Juli 2022 jamaah haji Indonesia juga melakukan lempar jumrah di hari tasyrik. Masing-masing melempar jumrah ulo, wustho dan aqabah.

Berikut ini potret semangatnya jamaah haji Indonesia melakukan lempar jumrah:

1. Jamaah haji gendong jamaah

Potret ini terlihat ketika jamaah haji Indonesia menggendong jamaah lainnya yang mengalami kaki sakit saat berjalan ke area Jamarat. Jarak dari tenda ke area Jamarat kurang lebih 5 kilometer (km) pergi pulang (PP).

"Saya gendong karena kursi rodanya kurang, ini tetangga saya. Insya Allah saya kuat," ujar Tubin jamaah haji yang menggendong jamaah lainnya.

 Baca juga: Terbang di Atas Kota Makkah, Jurnalis MNC Media: Pengalaman Luar Biasa

2. Jamaah haji menggunakan tongkat kruk

Jamaah haji Indonesia menggunakan tongkat kruk saat berjalan ke area Jamarat. Meski menggunakan tongkat, jamaah haji ini tetap bersemangat lempar jumrah.

 Foto: Dani Jumadil

"Ini berhenti dulu, agar tidak nyeri. Tapi masih semangat," kata jamaah tersebut.

Petugas Pertolongan Pertama pada Jamaah (P3JH) Nuraisah mengatakan, sebagian besar jamaah haji Indonesia kelelahan, dehidrasi dan kram otot saat menuju ke area Jamarat

"Kelelahan, dehidrasi seharusnya bisa mereka pelan-pelan jalannya. Enggak usah harus ikut rombongan," kata Nuraisah kepada Media Center Haji (MCH).

Meski demikian, petugas kesehatan sudah mengimbau kepada seluruh jamaah haji Indonesia yang merasa kurang sehat untuk tidak melakukan lempar jumrah karena bisa dibadalkan

"Jamaah risiko tinggi (Risti) dokter kloter seharusnya menyampaikan ke jamaah. Dibadalkan saja tapi mereka ingin merasakan seperti apa lempar Jumrah, seperti apa," katanya.

Jamaah haji banyak yang kelelahan di jalur Jamarat untuk melempar jumrah sehingga mereka beristirahat sejenak di pinggir jalur dan sekitar pos layanan kesehatan.

"Kami keliling membawa kursi roda dan air minum, menemukan banyak jamaah yang melelahkan dan dehidrasi terutama yang berusia 50 tahun ke atas," kata koordinator Emergency Medical Team (EMT) Makkah, Erwinsyah.

Dia mengatakan, di pos layanan kesehatan di Jamarat cukup banyak dikunjungi jamaah untuk mendapatkan layanan. Mereka dipasangkan infus dan diberi minum serta semprotan air sampai kondisinya membaik baru kembali ke tenda di maktab mereka di Mina.

Sebelumnya Menag meminta seluruh jamaah haji Indonesia tetap menjaga kesehatan bagi yang kemarin usai menjalankan ibadah wukuf dan hari ini mulai melakukan lempar jumrah.

“Pertama, jamaah harus jaga stamina, jangan lakukan kegiatan yang tidak diperlukan,” ujarnya.

Selain itu, jamaah juga diminta tetap mengikuti arahan petugas dan pembimbing haji.

“Jangan ambil inisiatif-inisiatif sendiri. Ikuti saja. Karena di Mina ini puncak kebutuhan fisik, jamaah sangat membutuhkan kekuatan fisik. Saya harap jamaah tetap jaga stamina dan ikuti pembimbing ibadah,” ujarnya.

Pelaksanaan lempar jumrah aqabah sesuai jadwal yang ditentukan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Pada sesi I, rombongan pertama jamaah haji sudah melakukan lempar jumrah sejak dini hari sampai pukul 04.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kemudian sesi II mulai pukul 16.00 WAS atau selepas waktu Ashar sampai pukul 21.00 WAS.

Perlu diingat, penyesuaian jadwal lempar jumrah juga dilakukan pada saat jamaah melakukan lempar jumrah di Hari Tasyrik. Sebanyak 50% jemaah Indonesia akan melontar jumrah dari tengah malam hingga pukul 06.00 WAS. Sisanya akan melempar jumrah mulai pukul 17.00 WAS hingga 22.00 WAS.

(Qur'anul Hidayat)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement