"Meski di sini banyak tempat mustajab, banyak tempat kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah, tapi Indonesia adalah negeri kita bersama yang Allah ciptakan dengan keindahan alam, sopan santun masyarakat dan budi pekerti bangsanya " ucapnya.
Jamaah perdana yang dilepas berjumlah 360 orang yang tergabung dalam kloter 1 Embarkasi Solo (SOC). Mereka akan diterbangkan menuju Tanah Air dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada pukul 05.10 WAS, Jumat, 15 Juli 2022.
“Pesan Pak Menteri, kami dari Kemenag meminta maaf jika selama di tanah suci mungkin kurang maksimal. Meskipun kami sudah menyiapkan sebaik-baiknya, tapi pasti ada kekurangan,” ujar Wamenag.
Menurutnya, berbagai testimoni jamaah menunjukkan kepuasan mereka terhadap layanan haji tahun ini. “Kalau diukur dari jamaah mereka sangat puas, tapi ekspektasinya belum seperti yang kami harapkan,” ujarnya.
Sementara itu, prosesi pelepasan jemaah haji SOC 1 ini didandani dengan penyerahan bendera merah putih dari Wamenag ke Ketua Kloter. Dengan lantunan shalawat, jamaah lantas diantar masuk bus yang bergerak menuju ke Jeddah.
Setelah jamaah asal Solo, juga ada jamaah asal Padang (PDG) kloter 1 dengan jumlah 393 orang yang menyusul diberangkatkan pulang ke Tanah Air. Jamaah asal Padang rencananya akan terbang menuju tanah air pukul 07.10 WAS, Jumat, 15 Juli 2022.
Baik yang menuju Solo maupun Padang, keduanya akan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Penerbangan akan menempuh waktu sekitar 9 hingga 12 jam.
Selain SOC 1 dan PDG 1, di hari yang sama akan diterbangkan juga jamaah SOC 2, Kloter 1 dan 2 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS), serta Kloter 1 Jakarta-Pondokgede (JKG).
(Khafid Mardiyansyah)