Dengan kejadian ini menjadi catatan penting bagi Garuda Indonesia untuk terus mengoptimalkan upaya peningkatan kualitas layanan khususnya melalui layanan penerbangan haji yang pada tahun ini kembali diberlakukan setelah lebih dari dua tahun lamanya tertunda.
Sebelumnya, penerbangan jamaah haji kloter 1 Embarkasi Banjarmasin (BDJ) mengalami keterlambatan (delay). Tak tanggung-tanggung, delay yang dialami jamaah mencapai lebih dari 30 jam.
Dari rencana semula, kloter 1 BDJ meninggalkan Saudi dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah dengan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 8202 pada Minggu (24/5/2022) pukul 05.05. Namun akibat kerusakan pesawat, keberangkatan 358 jamaah dijadwalkan ulang pada Senin (25/7/2022) pukul 12.00.
Saat pengumuman adanya delay penerbangan, ratusan jamaah kloter 1 BDJ telah tiba di bandara. Bahkan jamaah sudah melewati pemeriksaan imigrasi dan masuk ruang tunggu. Namun beberapa menit jelang naik pesawat, jamaah mendapat pengumuman bahwa pesawat mengalami delay.
Karena mengalami delay, sekitar pukul 09.00, jamaah diangkut kembali naik bus dan menuju empat hotel transit di Jeddah.
(Awaludin)