Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Bulan Muharam Jadi Awal Tahun Baru Hijriah

Hantoro , Jurnalis-Senin, 25 Juli 2022 |07:52 WIB
Sejarah Bulan Muharam Jadi Awal Tahun Baru Hijriah
Ilustrasi sejarah bulan Muharam menjadi awal tahun baru hijriah. (Foto: Pixabay)
A
A
A

Akhirnya, Umar mengumpulkan para sahabat untuk membahas soal penanggalan. Kemudian prosesi hijrah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dari Kota Makkah ke Madinah akhirnya sepakat dipilih dari sekian usulan alternatif acuan tahun Islam, karena saat itulah titik awal membangun masyarakat Islami. Disepakati pula oleh para sahabat untuk nama bulan yang pertama adalah Muharam.

"Setelah 17 tahun Nabi Shallallahu alaihi wassallam hijrah, umat Islam baru membuat penanggalan kalender Hijriah, yaitu perhitungannya dari Muharam. Kalau direnungkan, pasti ada hikmah di baliknya," jelas Kepala Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini.

Baca juga: Abu Nawas Hidup Lagi! Bangun dari Keranda Jenazah, Warga Lari Ketakutan 

Lantas, mengapa Muharam yang dipilih menjadi awal bulan dalam penanggalan Hijriah? Hikmah dari ditetapkannya Muharam sebagai awal bulan karena Umar tidak ingin ada pengkulutusan yang berlebihan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam.

Bila Nabi Shallallahu alaihi wassallam dikultuskan sedemikian jauh, barangkali bulan Rabiul Awal akan jadi bulan yang paling spesial di antara bulan yang lain. Pasalnya, pada bulan ini Nabi dilahirkan dan melakukan hijrah.

Baca juga: Keistimewaan Bulan Muharram, Pahala Ibadahnya Jadi Incaran Orang Salih 

"Betul kita sebagai umat Islam harus menjadikan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sebagai panutan. Tapi ada kekhawatiran dari Umar bin Khattab jangan-jangan kalau ditetapkan pada bulan Rabiul Awal, itu terjadi pengkultusan pribadi. Sementara umat Islam itu mengkulutuskan nilai-nilainya, bulan pribadinya," terang Khaeruddin.

Allahu a'lam bisshawab.

(Hantoro)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement