MAKKAH - Kiswah (kain penutup) Kakbah di Makkah menjadi kain termahal di dunia. Hal ini dikarenakan biaya yang digelontorkan untuk mengganti kiswah Kakbah setiap tahunnya mencapai 25 juta riyal atau setara Rp100 miliar.
"Di sini adalah produksi dengan bahan yang paling mahal di dunia. Setiap tahun biayanya sekitar 25 juta Riyal Saudi," kata Asisten Wakil Sekretaris Majma' Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka'bah Al-Musyarrafah Ir Faris Al Mathrafi, di Makkah, Rabu (27/7/2022).
Dalam pengerjaan kiswah Kakbah melibatkan sekitar 220 teknisi, seniman Arab Saudi yang ikut bekerja dalam membuat kiswah. Kiswah Kabah dibuat hingga selesai dalam rentang waktu 8 - 10 bulan.
"Bahan itu terdiri dari 760 kg sutra Italia, serta 120 kg emas dan 100 kg perak dari Jerman," sambungnya.
Ternyata Kiswah Kakbah pernah dibuat di Mesir dan India, sebelum akhirnya diproduksi di Makkah Al-Mukarramah.
Baca juga: Hari Ini 1.932 Jamaah Haji RI Berangkat dari Makkah ke Madinah
Menurut Faris, sebagai tempat pembuatan Kiswah Kabah, Majma' Malik Abdul Aziz li Kiswatil Ka'bah Al-Mustarrafah adalah salah satu pusat peradaban di Makkah.
Satu penulis kaligrafi Majma' Malik Abdul Aziz, Syekh Mukhtar Alam menjelaskan terkait bagian Kiswah yang menjadi penutup Kabah. Menurutnya, kiswah penutup Kabah berukuran 6,3 m x 3,3 m. Di dalamnya tertera tulisan beberapa ayat Al Quran dan Asmaul Husna, dalam bentuk yang berbeda-beda, ada yang kotak, panjang dan lainnya.
Baca juga: Pulang ke Tanah Air, 753 Jamaah RI Tinggalkan Makkah Malam Ini