Share

Kisah Karomah Abdurrahman bin Auf Sudah Bahagia sejak Dalam Kandungan Ibunya

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 13 September 2022 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 614 2666640 kisah-karomah-abdurrahman-bin-auf-sudah-bahagia-sejak-dalam-kandungan-ibunya-1wTFB2zkcr.jpg Ilustrasi kisah karomah Abdurrahman bin Auf sudah dijamin bahagia sejak dalam kandungan ibunya. (Foto: Shutterstock)

INILAH kisah karomah orang salih sudah dijamin sejak dalam kandungan ibunya. Karomah sendiri artinya kebahagiaan, kemuliaan, serta kehormatan yang didapat seseorang. Itu adalah hadiah langsung dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Hanya orang-orang tertentu yang bisa meraih kenikmatan-Nya tersebut.

Misalnya, karomah yang pernah terjadi adalah makanan yang diberikan Allah Subhanahu wa ta'ala kepada Maryam binti Imran tertulis dalam Surat Ali Imran Ayat 37. Kemudian Ashabul Kahfi atau 7 kawanan dan mereka tinggal dalam gua selama 300 tahun dan ditambah 9 tahun, diceritakan dalam Surat Al Kahfi Ayat 25.

Baca juga: Alquran Surat Yasin Lengkap Bacaan Arab, Latin, Tafsirnya Ayat per Ayat 

Kemudian ada kisah lainnya, yakni seseorang yang pingsan dengan waktu cukup lama. Sehingga, orang-orang mengira ia telah meninggal dunia karena benar-benar tidak sadarkan diri.

Orang itu adalah Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu anhu. Ia sudah ditakdirkan Allah Subhanahu wa ta'ala mendapat kebahagiaan sejak masih di dalam kandungan sang ibu.

Kisahnya ini ditulis dari berbagai riwayat, salah satunya dalam kitab Al Mathalib Al Aliyah. Lalu diceritakan lagi oleh Abul Fida' Abdurraqib bin Ali Al Ibi dalam Karamat Al-Auliya dan diterjemahkan oleh Abdul Rosyad Shiddiq.

Baca juga: Gara-Gara 1 Ayat di Kitab Agamanya Dulu, Wanita Cantik Ini Mantap Masuk Islam 

Imam Ishaq bin Rahawaih meriwayatkan dari Abdurrazaq, dari Ma'mar, dari Az-Zuhri, dari Humaid bin Abdurrahman, dari ibunya, dari Ummu Kaltsum binti Uqbah Radhiyallahu anhu bercerita bahwa Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu anhu mengalami pingsan yang sangat berat hingga waktu sangat lama.

Selanjutnya Ummu Kultsum keluar dan melakukan sholat sebagaimana yang diperintahkan Allah Subhanahu wa ta'ala. Ia berdoa agar Abdurrahman bin Auf segera siuman.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Benar saja, tidak lama Abdurrahman bin Auf Radhiyallahu anhu siuman dan sadarkan diri. Lalu ia bertanya, "Apakah tadi aku pingsan?"

Seraya orang-orang yang ada di sekelilingnya kompak menjawab, "Ya".

Baca juga: Kisah Pemuda Ahli Ibadah Celaka Gara-Gara Tidak Menjawab Panggilan Ibunya 

Lalu Abdurrahman bin Auf membenarkannya. Ia menceritakan tadi ada dua sosok malaikat yang mendatanginya dan mengajaknya pergi untuk menghadap Allah Subhanahu wa ta'ala, serta mendengar keputusan apakah ia akan tetap pergi selamanya atau kembali lagi.

Kemudian salah satu malaikat berkata, "Kembalikan orang itu (Abdurrahman bin Auf), karena ia termasuk orang yang ditentukan mendapat bahagia sejak berada di dalam perut ibunya. Kemudian putra-putranya akan menikmatinya, seperti yang dikehendaki Allah Subhanahu wa ta'ala."

Baca juga: Mengetahui Dabbah yang Disebut Tanda-Tanda Datangnya Hari Kiamat 

Setelah pingsan, Abdurrahman bin Auf ternyata hanya bertahan hidup selama 1 bulan. Kali ini ia benar-benar meninggal dunia dalam keadaan meraih karomah dari Allah Subhanahu wa ta'ala.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini