Share

Ini Perbedaan Infak dan Sedekah, Wajib Tahu agar Tidak Salah Niat

Hantoro, Jurnalis · Selasa 27 September 2022 09:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 330 2675623 ini-perbedaan-infak-dan-sedekah-wajib-tahu-agar-tidak-salah-niat-KeC9FIRmLA.jpeg Ilustrasi perbedaan infak dan sedekah. (Foto: Shutterstock)

PERBEDAAN infak dan sedekah sangat penting diketahui. Keduanya merupakan amalan salih yang memiliki keutamaan sangat besar. Jadi, sangat dianjurkan dilakukan oleh setiap Muslim.

Sebagaimana telah Okezone himpun, infak dan sedekah secara makna adalah cara membelanjakan harta di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala. Meski demikan patut diketahui juga kedua istilah ini yang sangat familier bagi kaum Muslimin.

Baca juga: Cerdas! Abu Nawas Kerjai Balik Jin yang Tawarkan Wanita Cantik 

Pengertian Infak

Dikutip dari laman Konsultasi Syariah, ulama asal Jawa Timur Ustadz Dr Muhammad Arifin Baderi Lc MA menjelaskan kata infak dalam dalil-dalil Alquran, hadis, dan budaya ulama memiliki makna yang cukup luas, karena mencakup semua jenis pembelanjaan harta kekayaan.

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman:

وَالَّذِينَ إِذَا أَنْفَقُوا لَمْ يُسْرِفُوا وَلَمْ يَقْتُرُوا وَكَانَ بَيْنَ ذَٰلِكَ قَوَامًا

"Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian." (QS Al Furqan: 67)

Hal serupa juga tampak dengan jelas pada sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut:

"Kelak pada hari kiamat, kaki setiap anak Adam tidak akan bergeser dari hadapan Allah hingga ditanya perihal lima hal: umurnya untuk apa ia habiskan, masa mudanya untuk apa ia lewatkan, harta kekayaannya dari mana ia peroleh dan kemana ia infakkan (belanjakan) dan apa yang ia lakukan dengan ilmunya." (HR At-Tirmidzi)

Ke mana pun dan untuk tujuan apa pun, baik tujuan yang dibenarkan secara syariat ataupun diharamkan, semuanya disebut dengan infak. Oleh karena itu, simak kisah perihal ucapan orang-orang munafik yang merencanakan kejahatan kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam dan para sahabat.

Allah Subhanahu wa ta'ala menceritakan:

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ ۗ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ

"Sesungguhnya orang-orang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi penyesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam neraka Jahanamlah orang-orang kafir itu dikumpulkan." (QS Al Anfal: 36)

Baca juga: Viral Timnas Indonesia Sholat Berjamaah Sebelum Kalahkan Curacao, Jadi Kunci Kemenangan 

Maka itu banyak dalil perintah untuk berinfak disertai penjelasan infak di jalan Allah Subhanahu wa ta'ala, sebagaimana dalam ayat berikut:

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

" Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS Al Baqarah: 195)

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Arti Sedekah

Kata sedekah dalam banyak dalil memiliki makna yang sama dengan kata zakat, sebagaimana disebutkan dalam ayat berikut:

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

" Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS At-Taubah: 103)

Dalam hadis shahih, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Bila anak Adam meninggal dunia maka seluruh pahala amalannya terputus, kecuali pahala tiga amalan: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang senantiasa mendoakan kebakan untuknya." (HR At-Tirmidzi dan lainnya)

Berdasarkan ini semua, ulama Imam Mawardi menyimpulkan, "Sedekah adalah zakat dan zakat adalah sedekah. Dua kata yang berbeda teksnya namun memiliki arti yang sama." (Lihat kitab Al-Ahkam As-Sulthaniyyah, halaman 145)

Dengan demikian sedekah mencakup yang wajib dan mencakup pula yang sunnah, asalkan bertujuan mencari keridhaan Allah ‘Azza wa Jalla semata. Oleh karena itu, sering kali tidak peduli bahkan mungkin tidak merasa perlu mengenal nama penerimanya.

Walau demikian, dalam beberapa dalil, kata sedekah memiliki makna yang lebih luas dari sekadar membayarkan sejumlah harta kepada orang lain. Sedekah dalam beberapa dalil digunakan untuk menyebut segala bentuk amal baik yang berguna bagi orang lain atau bahkan bagi diri sendiri.

Suatu hari sekelompok sahabat miskin mengadu kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam perihal rasa cemburu mereka terhadap orang-orang kaya. Orang-orang kaya mampu mengamalkan sesuatu yang tidak kuasa mereka kerjakan yaitu menyedekahkan harta yang melebihi kebutuhan mereka. Menanggapi keluhan ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan solusi kepada mereka melalui sabdanya:

"Bukankah Allah telah membukakan bagi kalian pintu-pintu sedekah? Sejatinya setiap ucapan tasbih bernilai sedekah bagi kalian, demikian juga halnya dengan ucapan takbir, tahmid, dan tahlil. Sebagaimana memerintahkan kebajikan dan melarang kemungkaran juga bernilai sedekah bagi kalian. Sampai pun melampiaskan syahwat kemaluan kalian pun bernilai sedekah.” Tak ayal lalgi para sahabat keheranan mendengar penjelasan beliau ini, sehingga mereka kembali bertanya: “Ya Rasulullah, apakah bila kita memuaskan syahwat, kita mendapatkan pahala?” Beliau menjawab: “Bagaimana pendapatmu bila ia menyalurkannya pada jalan yang haram, bukankah dia menanggung dosa?” Demikian pula sebaliknya bila ia menyalurkannya pada jalur yang halal, maka iapun mendapatkan pahala. (HR Muslim)

Demikian penjelasan mengenai perbedaan infak dan sedekah. Semoga jelas serta memberikan manfaat. Wallahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini