Share

Deretan Hikmah Beriman kepada Malaikat yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Hantoro, Jurnalis · Selasa 06 Desember 2022 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 06 330 2721555 deretan-hikmah-beriman-kepada-malaikat-yang-perlu-diketahui-umat-muslim-zoeIuK8jYv.jpg Ilustrasi deretan hikmah beriman kepada malaikat yang perlu diketahui umat Muslim. (Foto: Freepik)

DERETAN hikmah beriman kepada malaikat yang perlu diketahui umat Muslim. Hikmah beriman kepada malaikat merupakan salah satu landasan agama Islam yakni Rukun Iman dan wajib diimani oleh setiap mukmin.

Hal tersebut sebagaimana diterangkan Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam dalam hadits Jibril. Ketika Malaikat Jibril ditanya tentang iman, kemudian dijawab oleh Rasulullah Shalallahu โ€˜alaihi wa sallaam:

"Engkau beriman kepada Allah, para malaikat-Nya. Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan terhadap takdir yang baik dan yang buruk." (HR Muslim)

BACA JUGA:Kisah Nabi Yaqub Dapat 3 Utusan Kematian dari Sahabatnya Malaikat Mautย 

Hal ini berarti tidak sah keimanan seseorang jika tidak beriman dengan benar kepada malaikat-malaikat Allah Azza wa Jalla. Keimanan seorang mukmin terhadap malaikat harus mengandung hal-hal berikut:

1. Beriman terhadap wujud (keberadaan) para malaikat.

2. Beriman terhadap nama-nama malaikat.

3. Beriman terhadap sifat-sifat malaikat.

4. Beriman terhadap amalan-amalan dan tugas-tugas malaikat. (Lihat kitab Syarhu Ushuulil Iman, Syekh Ibnu 'Utsaimin)

Ustadz Abu 'Athifah Adika Mianoki menjelaskan, tidak sah keimanan seseorang kepada para malaikat kecuali harus mencakup keempat unsur tersebut, baik berupa keimanan yang mujmaal (global) maupun tafshiil (terperinci).

Barang siapa yang mengingkarinya berarti batal keimanannya kepada malaikat Allah Subhanahu wa Ta'ala dan batal seluruh keimanannya. Termasuk syarat sah keimanan seseorang kepada malaikat adalah mengimani wujud (keberadaan) malaikat.

BACA JUGA:5 Ciri Rumah yang Didatangi Malaikat, Salah Satunya Berisi Dzikir dan Sujudย 

Malaikat adalah makhluk yang Allah Subhanahu wa Ta'ala ciptakan dari cahaya. Wujud mereka benar-benar ada, tidak sebagaimana keyakinan orang-orang sesat. Mereka mengingkari tentang keberadaan malaikat sebagai makhluk (mereka mengingkari jism malaikat).

Mereka mengatakan bahwa malaikat hanyalah kiasan dari kekuatan maknawi berupa kekuatan baik yang tersembunyi dalam diri para makhluk. Anggapan seperti ini berarti mereka telah mendustakan Alquran, hadits-hadits Nabi yang shahih dan ijmaa' (kesepakatan) kaum Muslimin.ย 

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Follow Berita Okezone di Google News

Padalah Allah Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman:

ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ููŽุงุทูุฑู ุงู„ุณู‘ูŽู…ูŽุงูˆูŽุงุชู ูˆูŽุงู’ู„ุฃูŽุฑู’ุถู ุฌูŽุงุนูู„ู ุงู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ุฑูุณูู„ุงู‹ ุฃููˆู’ู„ูู‰ ุฃูŽุฌู’ู†ูุญูŽุฉู ู…ู‘ูŽุซู’ู†ูŽู‰ ูˆูŽุซูู„ุงูŽุซูŽ ูˆูŽุฑูุจูŽุงุนูŽ ูŠูŽุฒููŠุฏู ูููŠ ุงู„ู’ุฎูŽู„ู’ู‚ู ู…ูŽุงูŠูŽุดูŽุขุกู ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ูƒูู„ู‘ู ุดูŽู‰ู’ุกู ู‚ูŽุฏููŠุฑูŒ

Artinya: "Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi. Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS Faathir: 1)

Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman:

ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุชูŽุฑูŽู‰ ุฅูุฐู’ ูŠูŽุชูŽูˆูŽูู‘ูŽู‰ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูƒูŽููŽุฑููˆุง ุงู„ู’ู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ูŠูŽุถู’ุฑูุจููˆู†ูŽ ูˆูุฌููˆู‡ูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุฏู’ุจูŽุงุฑูŽู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฐููˆู‚ููˆุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู’ุญูŽุฑููŠู‚ู

Artinya: "Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): 'Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar'." (QS Al Anfaal: 50)

Di dalam kitab Shahih Bukhari juga disebutkan, dari Abu Hurairah dari Nabi Shalallahu โ€˜alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Jika Allah mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril dan berfirman bahwasanya Allah mencintai fulan maka cintailah fulan, dan Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril pun mengumumkan kepada penghuni langit bahwasnya Allah mencintai fulan, maka cintailah ia, dan para penghuni langit pun mencintai fulan. Kemudian dikabulkanlah permohonannya di dunia." (HR Bukhari)

Dalil-dalil tersebut secara jelas menerangkan bahwa malaikat adalah makhluk ciptaan Allah (berjism) dan bukanlah kekuatan maknawi sebagaiamana anggapan orang-orang sesat, dan kaum muslimin telah ijmaโ€™ (bersepakat) berdasarkan dalil-dalil tersebut. (Syarhu Ushuulil Iman, Syaikh Ibnu Utsaimin)ย 

Penamaan Malaikatย 

Malaikat-malaikat Allah Subhanahu wa Ta'ala memiliki nama. Kewajiban umat Islam adalah beriman secara global bahwa para malaikat memiliki nama.

Kaum Muslimin beriman dengan nama-nama yang secara rinci telah disebutkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Di antara nama-nama malaikat adalah Jibril, Mikail, serta Isrofil.

Manusia juga beriman secara global adanya malaikat-malaikat Allah Subhanahu wa Ta'ala yang tidak diketahui namanya. Tidak boleh seseorang menamakan malaikat tanpa ada dalil-dali yang shahih dari Alquran dan As-Sunnah.

Bentuk dan Sifat Malaikatย 

Umat manusia wajib mengimani sifat malaikat yang Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya beritakan. Baik itu sifat berupa sifat kholqiyah maupun sifat khuluqiyah.

Sifat kholqiyah yaitu sifat berupa bentuk/wujud/fisik malaikat. Seperti tentang sifat Malaikat Jibril yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, beliau pernah melihat Malaikat Jibril dalam sifat aslinya yang memiliki 600 sayap yang hampir menutupi ufuk.

Bentuk para malaikat terkadang berubah dari bentuk aslinya atas izin Allah Subhanahu wa Ta'ala. Contohnya adalah Malaikat Jibril yang datang menemui Rasulullah Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam dengan menyerupai laki-laki yang sangat putih bajunya dan sangat hitam rambutnya.

Wallahu a'lam bisshawab.ย 

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini