KEUTAMAAN olahraga menurut Islam sangat penting diketahui kaum Muslimin. Setiap orang pun dianjurkan berolahraga untuk membuat tubuh menjadi tepat sehat bugar. Selain itu, masih banyak manafaat lain jika gemar olahraga.
Lantas, bagaimana Islam memandang olahraga?
BACA JUGA:Megahnya Masjid King Fahd di Argentina, Negara Juara Piala Dunia 2022
Dikutip dari kitab "Minhajul Muslim" karya Syekh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri edisi Indonesia Konsep Hidup Ideal dalam Islam, dijelaskan bahwa olahraga sudah diperkenalkan sejak zaman dulu yakni saat pertama kali lahirnya Islam dengan nama Furusiyah. Jenis olahraga yang digunakan adalah menunggang kuda.
Saat itu tujuan olahraga adalah memelihara hak yang berarti untuk merawat diri. Bukan diperuntukkan sebagai ajang lomba atau popularitas semata.

Sesungguhnya tujuan dari semua jenis olahraga tersebut adalah untuk menguatkan tubuh dan meningkatkan kemampuan untuk melakukan jihad fi sabilillah artinya perjuangan di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Berdasarkan hal tersebut, maka olahraga menurut Islam harus dipahami dalam pengertian ini. Jika ada orang yang memahami olahraga selain dari makna yang dimaksud tersebut, maka ia telah mengeluarkan olahraga dari tujuannya yang baik ke tujuan buruk yaitu permainan bathil dan perjudian yang sesungguhnya dilarang.
BACA JUGA:Sejarah Jubah Bisht Arab yang Dikenakan Lionel Messi ketika Rayakan Juara Piala Dunia 2022
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang anjuran olahraga serta menjadi dasar hukumnya yakni sebagai berikut:
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ
Artinya: "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi." (QS Al Anfal: 60)
Kemudian Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam juga bersabda, " Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan." (HR Muslim)
Sementara dalam kitab "Ta'lim Al-Muta'allim Thariq At-Ta'allum" karya Imam Az-Zarnuji disebutkan ada tiga keutamaan olahraga menurut Islam, yakni:
1. Menjaga diri
Olahraga dapat membuat fisik seseorang menjadi kuat, yakni dengan latihan yang konsisten dapat memunculkan manfaat kepada kebugaran. Kemudian energi yang didapatkan akan membantu mempertahankan diri dari serangan musuh.
2. Menguatkan pasukan Muslim saat berjihad
Saat peperangan, bukan hanya strategi atau taktik yang harus diperhatikan. Namun ketahanan serta kekuatan fisik juga perlu dijaga agar tetap kuat saat sedang berjihad.
Kemahiran memakai senjata, kelincahan dalam menunggang kuda, dan juga kemahiran dalam memanah merupakan bagian dari olahraga yang kini juga cukup digandrungi oleh sebagian orang.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يُوَفَّ إِلَيْكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تُظْلَمُونَ
Artinya: "Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)." (QS Al Anfal (8): 60)
3. Menjaga kesehatan tubuh
Islam pun juga menegaskan bahwa olahraga bisa menjaga kesehatan tubuh. Sebagaimana dalam salah satu riwayat hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam:
"Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan." (HR Muslim)
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)