SURAT Al Kahfi dianjurkan rutin dibaca setiap malam Jumat. Al Kahfi berada di urutan ke-18 dalam kitab suci Alquran. Memiliki arti "Para Penghuni Gua" dan termasuk golongan Makkiyyah atau turun kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam di Kota Makkah, Arab Saudi.
Keutamaan membaca Surat Al Kahfi sangatlah luar biasa besar. Kaum Muslimin yang membacanya pada malam Jumat hingga hari Jumat sore keesokannya akan meraih cahaya keberkahan dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
BACA JUGA:8 Sunnah di Hari Jumat: Baca Surat Al Kahfi hingga Larangan ketika Menyimak Khotbah
Dilansir Rumaysho.com, dai muda asal Yogyakarta Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal M.Sc menerangkan bahwa dalam riwayat dari Abu Said al Khudri Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ
"Barang siapa yang membaca Surah Al Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Kakbah." (HR Ad-Darimi nomor 3470 dan dishahihkan Syekh Al Albani dalam kitab Shahihul Jami' 6471)
Lalu dalam riwayat lain, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
"Barang siapa yang membaca Surah Al Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat." (HR Hakim nomor 6169, Baihaqi: 635, dan dishahihkan Syekh Al Albani dalam kitab Shahihul Jami’ 6470)
BACA JUGA:Viral Warung Sayur Kejujuran di Jepang, Dagangan hingga Uang Tidak Ada yang Hilang
Selanjutnya dijelaskan juga bahwa saking kuatnya pengaruh cahaya yang diberikan Allah Subhanahu wa ta'ala, orang yang membaca Surah Al Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal.
Berdasarkan riwayat dari Abu Darda’ Radhiyallahuanhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
مَنْ حَفِظَ عَشْرَ آيَاتٍ مِنْ أَوَّلِ سُورَةِ الْكَهْفِ عُصِمَ مِنَ الدَّجَّالِ
"Siapa yang menghafal 10 ayat pertama Surah Al Kahfi maka dia akan dilindungi dari fitnah Dajjal." (HR Muslim nomor 1919, Abu Dawud: 4325, dan yang lainnya)