Kemudian Allah SWT memerintahkan para wanita untuk menjulurkan atau menyelempangkan kerudung tersebut di atas dada mereka, dengan firman-Nya:
وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ
“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dada mereka.” (QS. An Nuur: 31).
Inilah yang dimaksud dengan “tabarruj” yaitu menampakkan sebagian dari perhiasan mereka. Seperti dada yang tidak dijulurkan di atasnya kain kerudung yang menutup kepala mereka.
Adapun kata “al mumilat al ma’ilat” dalam hadits di atas dimaksudkan kepada wanita-wanita yang berjalan dengan angkuh dan tidak mengindahkan sopan santun. Ia berlenggak-lenggok seperti jalan para wanita yang memancing kemaksiatan dari laki-laki yang sudah rusak hatinya.
Selain itu, ada juga kalimat hadits yang berbunyi, “kepala mereka seperti bonggol burung yang miring.” Ini dimaksudkan kepada wanita yang membesarkan rambut kepala mereka dengan lipatan-lipatan, topi model atau rambut palsu yang menutupinya.
Ke semua ciri-ciri wanita ini begitu nyata tampak saat ini. Menjadi sebuah peringatan kepada semua orang, bahwa tanda-tanda kiamat sudah dekat mulai terlihat. Waallahu'alam.
(Vivin Lizetha)