Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Amalan yang Bisa Dilakukan ketika Gerhana Bulan Penumbra 5-6 Mei 2023

Hantoro , Jurnalis-Jum'at, 05 Mei 2023 |12:05 WIB
5 Amalan yang Bisa Dilakukan ketika Gerhana Bulan Penumbra 5-6 Mei 2023
Ilustrasi amalan ketika gerhana bulan penumbra. (Foto: Freepik)
A
A
A

2. Mengerjakan sholat gerhana secara berjamaah di masjid

Salah satu dalil yang menunjukkan hal ini sebagaimana dalam hadis dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu ’alaihi wassallam mengendarai kendaraan di pagi hari lalu terjadilah gerhana. Lalu Nabi Shallallahu ’alaihi wassallam melewati kamar istrinya (yang dekat dengan masjid), lalu beliau berdiri dan menunaikan sholat. (HR Bukhari Nomor 1050).

Dalam riwayat lain dikatakan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu ’alaihi wassallam mendatangi tempat sholatnya (yaitu masjidnya) yang biasa dia sholat di situ. (Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 1/343)

Ibnu Hajar mengatakan, "Yang sesuai dengan ajaran Nabi Shallallahu ’alaihi wassallam adalah mengerjakan sholat gerhana di masjid. Seandainya tidak demikian, tentu sholat tersebut lebih tepat dilaksanakan di tanah lapang agar nanti lebih mudah melihat berakhirnya gerhana." (Fathul Bari, 4/10)

Lalu, apakah mengerjakan dengan jamaah merupakan syarat sholat gerhana?

Syekh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin mengatakan, "Sholat gerhana secara jamaah bukanlah syarat. Jika seseorang berada di rumah, dia juga boleh melaksanakan sholat gerhana di rumah. Dalil dari hal ini adalah sabda Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam:

فَإِذَا رَأَيْتُمْ فَصَلُّوا

"Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka sholatlah." (HR Bukhari nomor 1043)

3. Wanita juga boleh sholat gerhana bersama kaum pria

Hal ini berdasarkan riwayat dari Asma binti Abi Bakr, beliau berkata:

أَتَيْتُ عَائِشَةَ – رضى الله عنها – زَوْجَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – حِينَ خَسَفَتِ الشَّمْسُ ، فَإِذَا النَّاسُ قِيَامٌ يُصَلُّونَ ، وَإِذَا هِىَ قَائِمَةٌ تُصَلِّى فَقُلْتُ مَا لِلنَّاسِ فَأَشَارَتْ بِيَدِهَا إِلَى السَّمَاءِ ، وَقَالَتْ سُبْحَانَ اللَّهِ . فَقُلْتُ آيَةٌ فَأَشَارَتْ أَىْ نَعَمْ

"Saya mendatangi Aisyah radhiyallahu ‘anha –istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam– ketika terjadi gerhana matahari. Saat itu manusia tengah menegakkan sholat. Ketika Aisyah turut berdiri untuk melakukan sholat, saya bertanya: 'Kenapa orang-orang ini?' Aisyah mengisyaratkan tangannya ke langit seraya berkata, 'Subhanallah (Maha Suci Allah).' Saya bertanya: 'Tanda (gerhana)?' Aisyah lalu memberikan isyarat untuk mengatakan iya." (HR Bukhari Nomor 1053)

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement