Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara Haryanto berharap akan lebih banyak jalur fast track. "25,3% kloter terlayani jalur fast track. Jumlah tersebut akan memperlancar jemaah haji untuk sampai di hotel," kata Haryanto.
Jalur fast track, memotong alur tunggu jemaah dari hitungan jam menjadi hanya menit. Fast track membuat jamaah haji hanya 20 menit di bandara sedangkan jalur biasa membutuhkan waktu di bandara sekitar 2 jam sebelum mereka naik ke atas bus menuju hotel.
Masalahnya, untuk merealisasikan jalur fast track, butuh kesiapan infrastruktur di bandara Indonesia serta perlu kerjasama dengan pihak otoritas Bandara Amir Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
(Dani Jumadil Akhir)