Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Perlu Berdesakan, Jamaah Haji Difabel Tetap Bisa Masuk ke Raudhah

Maruf El Rumi , Jurnalis-Senin, 05 Juni 2023 |16:27 WIB
Tak Perlu Berdesakan, Jamaah Haji Difabel Tetap Bisa Masuk ke Raudhah
Antrean Jamaah Haji Masuk Raudhah (Foto: MCH 2023)
A
A
A

MADINAH - Raudhah menjadi tempat yang selalu dikunjungi jamaah haji asal Indonesia yang tiba di Madinah. Jamaah bahkan memasukkan kunjungan ke Raudhah dan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW dalam daftar wajib kunjungan, termasuk jamaah haji Indonesia tahun 2023.

Meski ada beberapa regulasi baru terkait cara mengunjungi Raudhah, tak menyurutkan keinginan jamaah pergi ke sana. Ada yang inisiatif sendiri, ada pula melalui tasreh yang disediakan PPIH sebagai bentuk layanan kepada jamaah. Untuk keberangkatan individu, jamaah bisa menggunakan aplikasi nusuk.

Di aplikasi ini, jamaah bisa menentukan hari dan jam kunjungan sesuai kuota yang ada di aplikasi. Sedangkan jamaah yang menggunakan tasreh sesuai dengan jadwal undangan kelompok yang ada di dalamnya.

Cara ini juga berlaku untuk jamaah haji difabel. Di mana mereka tetap bisa mengunjungi Raudhah selama kondisi fisik memungkinkan dan sesuai dengan jadwal.

"Khusus jamaah difabel, mereka masuknya dari pintu yang sama dengan jamaah lain. Bedanya akan ditempatkan di barisan depan," kata Kepala Sektor (Kasektor) Khusus Nabawi Jasaruddin, Senin (5/6/2023).

Untuk kedatangan jamaah difabel sesuai dengan kelompok tasreh yang sudah dikoordinasikan dan difasilitasi petugas kloter dan sektor. Tujuannnya untuk memudahkan pemantauan dan kondisi jamaah terutama difabel dan lansia. "Jamaah difabel yang akan ke Raudhah tetap harus berkoordiasi dengan seksus untuk memudahkan koordinasi," tambahnya.

Raudhah menjadi area yang selalu didatangi umat Islam untuk berdoa dan berziarah ke makam Rasulullah dan para sahabat. Raudhah adalah tempat yang mulia dan istimewa.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement