Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Itu Nifas pada Ibu yang Baru Melahirkan? Ini Penjelasannya dalam Islam

Hantoro , Jurnalis-Jum'at, 04 Agustus 2023 |19:04 WIB
Apa Itu Nifas pada Ibu yang Baru Melahirkan? Ini Penjelasannya dalam Islam
Ilustrasi mengetahui nifas pada ibu yang baru melahirkan. (Foto: Unsplash)
A
A
A

Dilansir Almanhaj.or.id, ulama besar Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, "Darah yang dilihat seorang wanita ketika mulai merasa sakit adalah nifas." Beliau tidak memberikan batasan dua atau tiga hari. Maksudnya yaitu rasa sakit yang kemudian disertai kelahiran. Jika tidak, maka itu bukan nifas.

Para ulama berbeda pendapat tentang apakah masa nifas itu ada batas minimal dan maksimalnya. Menurut Syaikh Taqiyuddin dalam risalahnya tentang sebutan yang dijadikan kaitan hukum oleh Pembawa syari'at, halaman 37 Nifas tidak ada batas minimal maupun maksimalnya.

Andai kata ada seorang wanita mendapati darah lebih dari 40, 60, atau 70 hari dan berhenti; maka itu adalah nifas. Namun jika berlanjut terus maka itu darah kotor, dan bila demikian yang terjadi maka batasnya 40 hari, karena hal itu merupakan batas umum sebagaimana dinyatakan oleh banyak hadis.

Atas dasar ini, jika darah nifasnya melebihi 40 hari, padahal menurut kebiasaannya sudah berhenti setelah masa itu atau tampak tanda-tanda akan berhenti dalam waktu dekat, hendaklah si wanita menunggu sampai berhenti. Jika tidak, maka ia mandi ketika sempurna 40 hari karena selama itulah masa nifas pada umumnya. 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement