Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cabang Iman dari Ranah Amalun Bil Arkan

Hafid Fuad , Jurnalis-Kamis, 07 September 2023 |06:29 WIB
5 Cabang Iman dari Ranah Amalun Bil Arkan
Ilustrasi untuk 5 cabang keimanan (Foto: Freepik)
A
A
A

BERIKUT 5 cabang iman dari ranah Amalun Bil Arkan. Penting dikaji agar pengetahuan tentang Tauhid makin luas.

Dilansir dari berbagai sumber, Kamis (7/9/2023), dalam proses menafsirkan iman sering kali dijelaskan menggunakan ungkapan tersohor Tashdiq bil Qalbi wa ikraru Billisan Amalu bil Arkan.

Dalam pengertiannya, Tashdiqu bil Qalbi yaitu merupakan potensi pada setiap jiwa manusia khususnya mengenai pengakuan kebenaran dari dalam hati.

Kemudian Ikrar Billisan berarti keimanan harus diucapkan dengan lisan. Tujuannya untuk mengakui kebenaran seiring dengan hatinya dan juga mengenai ucapan kebenaran iman yang tidak perlu untuk diragukan lagi dalam ucapan.

Terakhir Amalu bil Arkan artinya keimanan harus diamalkan dengan tindakan. Hal ini bisa dengan melaksanakan dengan yakin atas apa yang diakui dalam perintah-perintah iman yang berhubungan dengan hati dan ucapan di dalam tubuh untuk melaksanakan perintah dari yang maha kuasa.

Dengan demikian amalun bil arkan adalah implementasi atas keimanan yang berarti penentuan sikap hidup dari pilihan takdir.

Sehingga Iman pada manusia dapat dilihat dengan jelas apabila dilakukan secara nyata oleh seseorang.

Berikut adalah 5 cabang iman dari ranah amalun bil arkan.

1. Mengucapkan Kalimat Syahadat

Bukti iman dalam amalun bil arkan yang pertama adalah dengan mengucapkan dua kalimat syahadat, yaitu "Asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah", yang artinya "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah".

2. Melaksanakan Shalat

Selanjutnya adalah melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah, tepat waktu, dan dengan khusyuk. Karena shalat adalah tiang agama, yang menjadi penghubung langsung antara makhluk dengan Tuhannya.

3. Membayar Zakat

Membayar zakat juga termasuk dalam bukti keimanan. Ibadah ini dilakukan dengan keyakinan bahwa harta yang didapat juga milik orang lain. Caranya dengan mengeluarkan sebagian harta yang telah mencapai nisab dan haul untuk disedekahkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

Zakat memiliki peran dapat membersihkan harta dan jiwa dari kikir dan bakhil.

4. Melaksanakan Puasa

Ibadah puasa merupakan aktivitas menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Puasa ada yang sifatnya wajib seperti puasa Ramadhan ada juga yang sunnah seperti puasa Senin Kamis.

5. Melaksanakan Haji

Ibadah Haji adalah yang terberat karena melakukan perjalanan ke Baitullah di Mekkah yang berarti membutuhkan waktu, fisik, dan biaya.

Ibadah haji dilakukan waktu tertentu bagi mereka yang mampu secara fisik dan finansial. Karena haji adalah ibadah yang paling agung, yang menjadi rukun Islam terakhir.

Demikian cabang iman dari ranah Amalun Bil Arkan. Wallahu a'lam bisshawab.

(Hafid Fuad)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement