DOA pengantin baru malam Jumat. Diketahui bahwa menikah adalah salah satu amal salih yang sangat dianjurkan bagi setiap Muslim. Dengan menjadi pengantin baru bakal terjalin silaturahmi lebih banyak serta bisa meraih keturunan.
Ada banyak amalan yang bisa dilakukan pengantin baru. Salah satunya membaca doa malam pertama melakukan hubungan intim suami istri. Tujuannya agar selalu diridhoi Allah Subhanahu wa Ta'ala dan menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah.
Berikut ini beberapa doa yang bisa dipanjatkan untuk pengantin baru saat malam pertama, sebagaimana dihimpun dari Rumaysho.com:

Doa 1
Dari 'Amr bin Syu'aib, dari bapaknya, dari kakeknya berkata bahwa Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا تَزَوَّجَ أَحَدُكُمْ امْرَأَةً أَوِ اشْتَرَى خَادِمًا فَلْيَأْخُذْ بِنَاصِيَتِهَا (وَلْيُسَمِّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ) وَلْيَدْعُ لَهُ بِالْبَرَكَةِ، وَلْيَقُلْ: اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ.
"Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak maka peganglah ubun-ubunnya lalu bacalah 'basmalah' serta doakanlah dengan doa berkah seraya mengucapkan:
Allahumma inni as-aluka min khoirihaa wa khoiri maa jabaltahaa 'alaih. Wa a'udzu bika min syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa 'alaih.
(Artinya: 'Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa'." (HR Abu Dawud nomor 2160, Ibnu Majah: 1918. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan hadits ini hasan)
Hal yang dimaksudkan dalam doa tersebut adalah meminta kebaikan kepada istri, lalu juga kebaikan dari sisi akhlak yang elok (baik).
Doa 2
Kemudian hendaklah dia membaca doa dalam riwayat berikut ini. Dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لَوْ أَنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْتِىَ أَهْلَهُ فَقَالَ بِاسْمِ اللَّهِ ، اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ ، وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا . فَإِنَّهُ إِنْ يُقَدَّرْ بَيْنَهُمَا وَلَدٌ فِى ذَلِكَ لَمْ يَضُرُّهُ شَيْطَانٌ أَبَدًا
"Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca doa:
Bismillah Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtanaa.
(Artinya: 'Dengan (menyebut) nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari (gangguan) setan dan jauhkanlah setan dari rezeki yang Engkau anugerahkan kepada kami').
Kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya'." (HR Bukhari nomor 6388 dan Muslim: 1434)
Dalam doa kedua ini diawali dengan "Bismillah" sebagai bentuk meminta tolong dan berdzikir pada Allah agar suami istri dijauhkan dari setan saat berhubungan intim, agar keturunannya pula dijauhkan dari setan. Sebagaimana hal ini yang dimaksudkan dalam 'Aun Al Ma'bud, 6: 143.
Wallahu a'lam bisshawab.
(Hantoro)