Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Doa ketika Ada Petir dan Angin Kencang, Memohon Perlindungan Allah

Hantoro , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2024 |17:07 WIB
Doa ketika Ada Petir dan Angin Kencang, Memohon Perlindungan Allah
Ilustrasi doa ketika ada petir dan angin kencang. (Foto: Okezone)
A
A
A

DOA ketika ada petir dan angin kencang berikut ini sangat penting diketahui kaum Muslimin saat musim hujan. Bertujuan memohon perlindungan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Adapun doa ketika ada petir dan angin kencang yang bisa diamalkan kaum Muslimin adalah sebagai berikut, sebagaimana telah Okezone himpun:

Doa Turun Hujan Deras

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

Arab latin: Allahumma shoyyiban naafi’aa.

Artinya: "Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat."

Dilansir laman Rumaysho, doa tersebut yang diucapkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam ketika melihat turunnya hujan. Berdasarkan hadis dari Ummul Mukminin, Aisyah Radhiyallahu anha:

إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ « اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً »

Artinya: "Nabi Shallallahu alaihi wassallam ketika melihat turunnya hujan, Beliau mengucapkan, Allahumma shoyyiban naafi’aa (Ya Allah turunkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat)." (HR Bukhari nomor 1032, Ahmad 24190, dan An-Nasa'i 1523) 

Angin kencang. (Foto: Okezone)

Doa ketika Ada Petir

Kemudian ketika ada petir, umat Islam hendaknya juga membaca doa. Sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Az-Zubair saat mendengar petir, menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan:

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

Arab latin: Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.

Artinya: "Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya." (Al Muwaththa’ 2/992. Syekh Al Albani berkata hadis ini mauquf yang sahih sanadnya. Sumber: Kitab Hisnul Muslim Said bin Ali Al Qathanis)

Doa lain berdasarkan riwayat Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu Abbas Radhiyallahu anhuma ketika mendengar petir, beliau mengucapkan:

سُبْحَانَالَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ

Arab latin: Subhanalladzi sabbahat lahu.

Artinya: "Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya."

Selanjutnya beliau mengatakan:

قال إن الرعد ملك ينعق بالغيث كما ينعق الراعي بغنمه

"Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya." (Adabul Mufrad nomor 722, dihasankan Syekh Al Albani) 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement