Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bacaan Takbiran Idulfitri 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |16:45 WIB
Bacaan Takbiran Idulfitri 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Malam Idulfitri 1447 H yang jatuh pada tahun 2026 akan kembali diwarnai gema takbir di masjid, musala, dan rumah-rumah kaum muslimin. Ucapan pengagungan kepada Allah ini bukan sekadar tradisi, tetapi ibadah yang diajarkan para ulama dan dicontohkan dalam praktik para sahabat, lalu dijaga oleh para ulama.

Berikut adalah bacaan takbiran Idulfitri 2026 yang umum dan diterima luas di kalangan ulama, yang selalu dikumandangkan menyambut Hari Raya Idulfitri dan Idul Adha.

Bacaan Takbir Idulfitri

1. Takbir Idulfitri Pendek (Umum Dipakai)

Bacaan ini adalah bentuk takbir yang paling ringkas dan sangat populer, dipraktikkan luas di masjid, musala, dan siaran resmi.

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.

La ilaha illallahu wallahu akbar.

Allahu akbar wa lillahil hamdu.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Tiada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi-Nya.”

 

2. Takbir Idulfitri Panjang (Lengkap)

Versi panjang ini lazim dibaca dalam takbiran malam Idulfitri di banyak masjid, termasuk yang mengikuti tuntunan ulama Ahlussunnah dan ormas besar.

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا

وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا

وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ

مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ

صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ

وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ

اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar.

La ilaha illallahu wallahu akbar.

Allahu akbar wa lillahil hamdu.

Allahu akbar kabira, walhamdu lillahi katsira,

wa subhanallahi bukratan wa ashila.

La ilaha illallahu wa la na'budu illa iyyahu,

mukhlisina lahud-dina walau karihal kafirun.

La ilaha illallahu wahdah,

shadaqa wa'dah, wa nashara abdah,

wa a’azza jundah, wa hazamal ahzaba wahdah.

La ilaha illallahu, wallahu akbar.

Allahu akbar wa lillahil hamdu.

Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.

Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi-Nya.

Allah Maha Besar dengan segala kebesaran.

Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya.

Maha Suci Allah di waktu pagi dan petang.

Tiada tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya,

dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir membencinya.

Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Esa.

Dia telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya,

menguatkan pasukan-Nya, dan menghancurkan golongan musuh sendirian.

Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar.

Allah Maha Besar dan segala puji hanya bagi-Nya.”

 

Waktu dan Anjuran Membaca Takbir Idulfitri

Para ulama menjelaskan bahwa takbir Idulfitri disunnahkan dimulai sejak masuk malam 1 Syawal, yaitu setelah matahari terbenam pada akhir Ramadan, hingga imam mengangkat takbiratul ihram dalam salat Id. Umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir di malam tersebut, baik di masjid, musala, rumah, maupun dalam perjalanan menuju lokasi salat Id, selama tidak mengganggu ketertiban dan tetap menjaga adab.

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement