Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 01 Mei 2026 |08:05 WIB
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Salah satu prinsip penting dalam ajaran Islam adalah bahwa Allah tidak membebani seorang hamba melampaui batas kemampuannya. Prinsip ini perlu diyakini oleh setiap orang yang menjalani kesulitan dan ujian dalam hidupnya agar mendapat ketenangan hati mengingatkan bahwa cobaan yang didapat sudah disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Mengingatkan kembali mengenai prinsip ini, berikut khutbah Jumat berjudul "Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya", sebagaimana dilansir dari NU Online.

Khutbah I

الْحَمْدُ للهِ. الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ, يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَلِعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ لَا أُحْصِيْ ثَنَاءَكَ عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ, وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً وَسَلَامًا مُتَلَازِمَيْنِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ أَمَّا بَعْدُ, فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْاٰنِ الْعَظِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ: يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah swt,

Sesungguhnya merupakan suatu keniscayaan bagi kita untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Swt., yang telah menganugerahkan kepada kita berbagai macam kenikmatan yang tidak akan mampu kita hitung jumlahnya. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an:

وَاِنْ تَعُدُّوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ لَا تُحْصُوْهَاۗ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَظَلُوْمٌ كَفَّارٌࣖ ۝٣٤

Artinya; Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu benar-benar sangat zalim lagi sangat kufur. (QS. Ibrahim: 34)

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw., kepada keluarga beliau, para sahabatnya, serta semoga sampai pula kepada kita semua selaku umatnya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Selanjutnya, khatib berwasiat kepada diri pribadi dan kepada jamaah sekalian agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt., dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Allah Taala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim. (Qs. Ali-Imran: 102).

 

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement