Kemenhaj mengimbau seluruh jemaah yang masih berada di Arab Saudi untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan. Jemaah diminta memastikan waktu istirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menyebabkan kelelahan.
Hal itu, Maria mengajak seluruh jemaah untuk terus menjaga semangat kepedulian dan saling membantu, terutama kepada jemaah lanjut usia, jemaah berkebutuhan khusus, maupun mereka yang membutuhkan pendampingan selama proses kepulangan.
"Nilai kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah yang telah tumbuh selama pelaksanaan ibadah haji hendaknya tetap dijaga hingga kembali ke Tanah Air. Kepedulian kepada sesama adalah bagian penting dari kemabruran haji," ujarnya.
Kemenhaj juga kembali mengingatkan seluruh jemaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan didistribusikan kepada jemaah di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
"Kepatuhan terhadap ketentuan ini sangat membantu kelancaran pemeriksaan keamanan penerbangan, mempercepat proses penanganan bagasi, serta menghindari keterlambatan dalam proses keberangkatan," tegas Maria.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ibadah haji tidak berakhir ketika jemaah meninggalkan Tanah Suci. Nilai-nilai kemabruran harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui akhlak yang baik, kepedulian sosial, semangat persaudaraan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Melalui semangat Sukses Peradaban dan Keadaban, kami berharap nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keseharian para jemaah, menghadirkan manfaat yang luas bagi sesama, memperkuat persatuan, serta menebarkan kebaikan di tengah masyarakat," pungkasnya.
(Rahman Asmardika)