LF PBNU juga mencatat parameter hilal terendah berada di Kota Merauke, Papua Selatan, dengan tinggi hilal 11 derajat 13 menit, elongasi 13 derajat 25 menit, dan lama hilal di atas ufuk 53 menit 37 detik.
Adapun parameter hilal tertinggi berada di Kota Lhoknga, Aceh, dengan tinggi hilal 12 derajat 57 menit, elongasi 15 derajat 19 menit, serta lama hilal di atas ufuk 58 menit 28 detik.
Data tersebut menunjukkan bahwa posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia telah memenuhi kriteria imkanur rukyah, yakni tinggi hilal melebihi 3 derajat dan elongasi melampaui 6,4 derajat.
"Maka untuk seluruh Indonesia, hilal sudah berada di atas ufuk pada saat Matahari terbenam," demikian bunyi pengumuman LF PBNU.
(Rahman Asmardika)