JEDDAH - Tim Layanan Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Jeddah terpaksa merujuk tiga jamaah haji ke Rumah Sakit (RS) King Fahd, Arab Saudi. Ketiga jamaah haji tersebut mengalami kelainan jantung, gangguan ginjal dan mengalami kecelakaan di jalan raya.
Jamaah haji yang pertama dilarikan ke RS king Fahd adalah Arini Asiman Askali (58). Jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) Jakarta 03 ini dirujuk ke RS karena pingsan setelah turun dari bus di Bandara Haji King Abdul Aziz Jeddah.
Kasie Layanan Kesehatan Daker Jeddah Ananto Prasetya menuturkan, Arini masih menjalani perawatan intensif di ruang Intensif Care Unit (ICU) RS King Fahd. Hingga kini pasien belum sadarkan diri.
"Pasien tiba-tiba pingsan saat turun dari bus. Tim dokter RS King Fahd masih bekerja keras demi kesembuhan pasien. Mudah-mudahan pasien bisa sembuh dan kembali ke Tanah Air dengan selamat," kata Ananto di Jeddah, Jumat (2/11/2012) dinihari.
Selain Arini, Eha Djulaeha Sulaeman (58) juga harus menjalani perawatan di RS King Fahd. Jamaah haji kloter Jakarta 06 ini didiagnosa mengalami kelainan ginjal. Pasien tidak bisa diberangkatkan karena kondisinya lemah dan harus menjalani cuci darah.
Sementara jamaah haji yang mengalami kecelakaan adalah Aminuddin Quthb Muhamed (40). Aminuddin, yang tergabung dalam kloter Jakarta 03 tertabrak mobil di depan hotel transit, tempatnya menginap. Saat itu, pasien hendak menyebrang untuk berbelanja.
"Aminuddin mengalami cedera kepala ringan. Yang bersangkutan sempat menjalani perawatan di RS King Fahd. Namun yang bersangkutan bisa langsung meninggalkan RS dan bergabung dengan kloternya di bandara," ujarnya.
(Ahmad Dani)