Masjid Ini Cetak Orang Penting & Tempat Lahirnya Lagu 'Tuhan'

Oris Riswan, Jurnalis
Sabtu 13 Juli 2013 09:58 WIB
Aktivitas mahasiswa ITB di Masjid Salman (Foto: Oris/Okezone)
Share :

BANDUNG - Di Jalan Ganeca, Kota Bandung, Jawa Barat, ada sebuah masjid yang bangunannya nyaris tidak terlihat seperti masjid. Tidak ada kubah di masjid itu seperti kebanyakan rumah ibadah umat Islam lainnya di Indonesia.

Masjid yang didirikan di kompleks Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) itu bernama Salman. Salman diketahui merupakan masjid pertama di Indonesia yang didirikan di dalam kampus.

Pada 1963, masjid yang diarsiteki Achmad Noe'man itu mulai dibangun dan mengalami beberapa kali renovasi atau penambahan bangunan. Masjid itu pun terus berkembang dari tahun ke tahun.

Dalam konsep pembangunannya, Salman berbeda dengan masjid pada umumnya. Kesan Melayu kental pada desain bangunannya.

Setelah selesai dibangun, Salman menjadi markas aktivitas para mahasiswa muslim ITB. Masjid Salman menjadi laboratorium rohani, wadah pembinaan, pengembangan masyarakat, dan pembangunan peradaban Islam.

Berbagai program dan kegiatan telah diselenggarakan dengan fokus pembinaan kader-kader yang tangguh dan unggul dari kalangan mahasiswa ITB, masyarakat Kota Bandung, dan bangsa Indonesia.

Para aktivis Masjid Salman pun menjelma menjadi orang-orang top di negeri ini. Dari sederet nama, ada Aburizal Bakrie dan Azwar Anas yang dulunya juga menjadi panitia pembangunan Masjid Salman.

Nama lain adalah Muslimin Nasoetion, Menteri Kehutanan di era Presiden BJ Habibie. Di era moderen, ada juga nama Hatta Rajasa, Catur Sapto, hingga Ridwan Kamil sang Wali Kota Bandung terpilih 2013.

Ada juga sejumlah nama yang bukan mahasiswa ITB, namun karena kerap beraktivitas di masjid tersebut kini mereka menjadi orang penting. Mereka adalah Muhammad Nuh, Zulkifli Hasan, dan Pramono Anung.

Ada alasan tersendiri kenapa para aktivis Masjid Salman lahir sebagai orang penting di negeri ini.

“Mungkin karena latar belakang masjid ini sebagai masjid kampus, jadi nuansa kekampusannya kental," ujar Imam Basri, salah seorang pengurus DKM Masjid Salman.

Suasana akademis itulah yang kemudian membentuk para aktivis terus berkembang. Apalagi, di Masjid Salman para aktivis dibentuk dengan metode kepemimpinan yang andal untuk ditanamkan dalam dirinya.

Hingga kini, tidak terhitung orang-orang hebat yang dilahirkan dari Masjid Salman.

Selain tempat lahirnya orang-orang hebat, Masjid Salman juga menjadi saksi atas lahirnya lagu 'Tuhan' karya Abah Iwan Abdurrahman yang kemudian dipopulerkan Bimbo. Lagi itu lalu diaransemen ulang oleh band Gigi.

“Lagu Tuhan itu terinspirasi di masjid ini saat penciptanya mendengarkan ceramah,” ungkap Imam.

Ia mengatakan, aktivitas di Masjid Salman nyaris tidak pernah sepi. Selain mahasiswa ITB, sejumlah jebolan Masjid Salman juga masih sering berkunjung ke sana, terutama saat Ramadan.

Hatta Rajasa misalnya, ia dijadwalkan menjadi penceramah di Ramadan. Tak hanya Hatta, sejumlah orang-orang top lainnya juga sudah terjadwal menyemarakkan Ramadan di masjid tersebut.

Imam menyebut, setiap hari ada sekira 1.000 orang yang berkunjung ke Masjid Salman. Bahkan saat Ramadan, jumlahnya semakin banyak karena ada beragam kegiatan.

Dari Masjid Salman, diharapkan terus lahir orang-orang hebat yang akan ikut memperbaiki bangsa ini.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya