"Salah satu yang diperbaiki adalah manajemen pengelolaan dan modernisasi bangunan, di antaranya mengadopsi kekhasan budaya setempat," kata dia.
Menurut dia salah satu standar yang diterapkan di asrama haji seluruh Indonesia dipatok pelayanan minimal sama dengan hotel bintang empat. "Apalagi pada 2018 kami menargetkan standar kepuasan jamaah haji minimal skornya mencapai 85," katanya.
Oleh sebab itu pihaknya mencoba membangun paradigma baru soal asrama haji yang dulu identik dengan tradisional diubah menjadi lebih modern. "Dulu tempat tidurnya susun, sekarang lebih baik dan manusiawi," ujarnya.
Ia mengatakan telah menyusun peta jalan pengembangan asrama haji ke arah yang lebih baik, termasuk bekerja sama dengan pemerintah provinsi. "Tidak hanya melengkapi fasilitas, kami juga akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelolanya," kata dia.