Indahnya Toleransi dengan Buka Puasa Bersama di Vihara

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Selasa 28 Mei 2019 19:37 WIB
Buka puasa bersama di Vihara (Foto : BBC)
Share :

Umat Buddha berharap acara buka puasa bersama dapat menjadi momen untuk berbagi dan merajut persatuan. Di sisi lain, pengamat Setara Institut menyoroti kegiatan lintas agama sejenis masih lebih sering diinisiasi kelompok minoritas dibandingkan kelompok agama mayoritas.

Sore itu, Wihara Kim Tek Le atau Dharma Bakti di Jakarta Barat tampak ramai. Di sisi sebelah kanan pintu masuk vihara, beberapa orang bersembahyang sambil membakar hio. Namun, di sisi sebelah kiri wihara, terlihat pemandangan yang tak biasa. Saat itu puluhan umat wihara bergotong royong menyiapkan makanan buka puasa di atas meja yang dilapisi taplak berwarna merah. Ada yang sedang menyendoki nasi ke dalam piring dan ada pula yang menaburkan kerupuk ke tumpukan piring yang ada.

Selain itu, ada pula yang sedang menuangkan takjil kacang hijau ke dalam gelas plastik. Tepat saat jam berbuka puasa, puluhan anak-anak hingga orang dewasa memasuki halaman wihara untuk menikmati makanan berbuka gratis itu.

Saepul Anwar, pedagang asongan, adalah salah seorang yang menikmati hidangan tersebut sejak bulan puasa dimulai. "Ya ramai, enak ya (acaranya) ramai-ramai. (Makanannya) ya lumayan enak," kata Saepul.

'Ingin merajut toleransi'

Lim Amoi, seorang warga Tambora, Jakarta Barat, adalah salah satu jemaat wihara yang ikut menyiapkan makanan berbuka setiap harinya. Ia datang ke wihara setiap pukul 16.00 sore khusus untuk mempersiapkan makanan-makanan yang akan dihidangkan.

Ia menyatakan sangat bahagia melihat orang-orang dapat berkumpul untuk buka puasa. Lim menambahkan ia berharap kegiatan ini dapat memupuk persatuan warga. "Itu sangat diharapkan, semua bisa rukun, berbaur," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya