4 Ciri Orang Mampu Ibadah Haji

Muhammad Nazri, Jurnalis
Minggu 14 Juli 2019 15:36 WIB
Share :

Ibadah haji adalah rukun Islam kelima yang wajib dikerjakan seorang muslim bila mampu. Dalam surat Al-Hajj ayat 27, Allah SWT berfirman:

وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ

“Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh,”

 

(Foto: Kemenag)

Dalam khutbah Ustadz Abdul Khalid Shaleh pada Jumat, 12 Juli 2019 di Masjid Bimantara, Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa orang mampu untuk melaksanakan ibadah haji adalah:

1. Istithaah Amaliyyah (mampu dari segi ekonomi)

Sebelum pergi ke tanah suci Mekkah sudah semestinya menyiapkan keuangan yang cukup untuk biaya hidup selama melaksanakan ibadah haji. Seperti biaya tempat tinggal di sana, biaya untuk makan, biaya transportasi sebelum, selama, dan sesudah melaksanakan ibadah haji, dan keperluan lainnya.

2. Istithaah Badaniyyah (mampu dari segi fisik dan kesehatan)

Fisik dan kesehatan seorang jamaah haji juga menjadi hal penting untuk diperhatikan sebelum berangkat ke tanah suci. Banyak sekali bagian dari proses ibadah haji yang memerlukan pergerakan badan seperti berjalan. Bisa dibilang 90 persen proses ibadah haji menggunakan gerakan badan. Oleh karena itu, dibutuhkan kondisi fisik yang sehat dan kuat untuk menjalani semua proses tersebut.

Apabila ketinggalan salah satu dari rukun haji karena sakit, maka ibadah haji yang dilakukan pada saat itu tidak sah.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya