Dia menjelaskan, jamaah haji Indonesia sendiri menjalani tiga kali pemeriksaan kesehatan jelang keberangkatan menunaikan ibadah haji. "Dan jamaah dengan problem kesehatan kronis, kita maintence," tutur dia.
Baca Juga: Hari Terakhir Keberangkatan ke Makkah, 10 Jamaah Masih Dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi
Indro pun menegaskan, jika proses edukasi terhadap jamaah dengan penyakit bawaan tersebut telah dilakukan. "Jamaah denga peyakit gula, hipertensi, jantung harus diadvokasi terus," kata dia.
Edukasi ini juga sangat penting dilakukan jelas pelaksanaan puncak haji, yakni pada fase Armina, atau Arafah, Muzdalifah dan Mina. Di mana jamaah haji akan mengalami puncak kelelahan dan keletihan pada fase tersebut.
(Angkasa Yudhistira)