Advertisement
Advertisement

Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh November 2026

Niken Wulandari , Jurnalis-Kamis, 05 November 2026 |14:59 WIB
Niat dan Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh November 2026
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Niat dan tata cara Puasa Ayyamul Bidh November 2026 perlu dipahami oleh umat Muslim yang ingin mengamalkan puasa sunah ini secara optimal. Puasa ini dikerjakan pada setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah, yang mana pada bulan November 2026 ini bertepatan dengan tanggal 23–25 November.

Lantas, bagaimana bacaan niat dan tata cara menjalankannya? Berikut merupakan niat dan tata cara Puasa Ayyamul Bidh, dilansir dari laman resmi milik Majelis Ulama Indonesia (MUI).

1. Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niat menjadi hal pertama yang harus dihadirkan dalam puasa Ayyamul Bidh. Sebagaimana puasa sunah lainnya, niat pada dasarnya cukup dengan keinginan di dalam hati untuk berpuasa. Meski begitu, para ulama memandang lebih utama jika niat tersebut dikhususkan untuk puasa Ayyamul Bidh. Niat juga dianjurkan untuk dilafalkan dengan lisan agar membantu menghadirkan niat di dalam hati. Namun, syarat utamanya tetap niat yang ada di dalam hati.

Lafaz niat yang dibaca pada malam hari adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati ayyamil-bidhi lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat berpuasa sunah Ayyamul Bidh esok hari karena Allah Ta’ala.”

Berbeda dengan puasa wajib, niat puasa sunah memiliki kelonggaran waktu. Seseorang yang belum sempat berniat pada malam hari tetap boleh berniat pada pagi atau siang hari sebelum waktu Zuhur, yakni sebelum matahari tergelincir ke arah barat. Syaratnya, sejak terbit fajar ia belum makan, minum, atau melakukan hal lain yang membatalkan puasa. Ketentuan ini merujuk pada hadis ketika Rasulullah SAW bertanya kepada Aisyah RA apakah ada makanan untuk sarapan. Setelah Aisyah menjawab tidak ada, beliau bersabda bahwa beliau akan berpuasa. Penjelasan ini disampaikan Syekh Wahbah az-Zuhaili dalam Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement