JAKARTA - Bulan Mei 2026 menjadi waktu yang tepat bagi umat Muslim di Indonesia untuk meningkatkan amalan ibadah. Pada bulan ini, kalender Hijriyah memasuki fase transisi yang sangat krusial, yakni penghujung bulan Dzulqa'dah 1447 H dan dimulainya bulan Dzulhijjah 1447 H.
Perlu diketahui bahwa 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan waktu yang sangat dicintai oleh Allah SWT untuk memperbanyak amal saleh, termasuk menjalankan puasa sunnah. Berdasarkan kalender Hijriyah global dan estimasi perhitungan hisab serta rukyat, berikut adalah jadwal lengkap puasa sunnah selama bulan Mei 2026:
Puasa rutin ini merupakan sunnah muakkadah yang selalu dianjurkan. Pada bulan Mei 2026, terdapat beberapa kesempatan untuk menjalankannya:
Senin: 4, 11, 18, dan 25 Mei 2026.
Kamis: 7, 14, dan 21 Mei 2026.
(Catatan: Kamis, 28 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, sehingga haram hukumnya untuk berpuasa).
Puasa yang dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriyah. Untuk bulan Dzulqa'dah 1447 H, sebagian besar jatuh pada akhir April dan awal Mei:
15 Dzulqa'dah: Minggu, 3 Mei 2026 (Bagi yang mengikuti metode tertentu, jadwal ini bisa bergeser satu hari).
Memasuki pertengahan Mei, umat Muslim akan menyambut bulan Dzulhijjah. Organisasi Islam di Indonesia menekankan pentingnya menghidupkan hari-hari ini. Berdasarkan estimasi kalender, 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Selasa, 19 Mei 2026.
Puasa 1 - 7 Dzulhijjah: Selasa, 19 Mei hingga Senin, 25 Mei 2026. Umat Muslim dianjurkan berpuasa pada hari-hari ini sebelum memasuki hari puncak.