SELAIN dilanda kabut asap karena kebakaran hutan dan lahan, Indonesia juga dilanda kekeringan. Untuk menghadapinya umat muslim menggelar Salat Istisqa atau salat untuk meminta hujan,serta Istighotsah di Halaman Gedung PBNU Jakarta, pada hari ini, Rabu (25/9/2019).
Salat Istisqa dan Istighotsah tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Rais Aam PBNU Mitachul Akhyar, dan Ketua Lembaga Dakwa PBNU Agus Salim.
Pantauan Okezone di lokasi, ratusan jamaah tampak memadati lokasi. Mereka terlihat komplak bersalawat.
Kemudian, setelah selesai salat istisqa dilanjutkan dengan pembacaan ratib, yasin, diakhiri doa bersama seluruh warga NU.
Bukan hanya kader NU laki-laki saja yang hadir, sejumlah kader perempuan pun mulai berdatangan saat pembacaan ratib dilangsungkan. Serta warga setempat pun ikut menghadiri acara ini.
Pembacaan ratib berjalan sangat khidmat. Seluruh kader NU yang hadir nampak khusyuk mengikuti lantunan salawat.
Sebelumnya dikabarkan bahwa kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Sumatera serta kalimantan juga sampai ke Malaysia. Oleh karena itu umat Islam di Negeri Jiran itu juga diimbau menggelar Salat Istisqa.
Menteri dalam Departemen Perdana Menteri atau Menteri Agama Malaysia, Datuk Seri Dr Mujahid Yusof Rawa mengatakan, setiap muslim sudah seharusnya salat dan berdoa agar bencana segera berakhir.
"Oleh karena itu saya meminta semua masjid untuk mengadakan Salat Istisqa dengan tujuan meminta hujan agar bisa mengurangi kabut asap. Semoga Allah SWT melindungi negara ini dari kabut asap dan bencana yang tidak diinginkan," katanya seperti dilansir Bernama, Kamis (19/9/2019).
Menilik data yang dikeluarkan oleh Air Pollution Index (API), kualitas udara di kawasan Peninsula Malaysia, seperti Sabah dan Sarawak, dilaporkan sempat memburuk. Bahkan, 1.484 sekolah di 7 daerah terpaksa diliburkan.
(Abu Sahma Pane)