JAKARTA - Pemerintah terus memaksimalkan pemberangkatan jamaah haji 2026. Hingga hari keempat, tercatat 15.349 orang telah diterbangkan ke Arab Saudi. Dari total 40 kelompok terbang (kloter) tersebut, sebanyak 9.884 jamaah dilaporkan telah tiba dengan lancar di Madinah.
Pemantauan operasional kini difokuskan pada sektor kesehatan, menyusul adanya 93 jamaah yang memerlukan rawat jalan dan satu orang meninggal dunia akibat serangan jantung. Mengantisipasi potensi kelelahan berlebih, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) secara resmi meminta seluruh panitia daerah untuk meminimalkan kegiatan seremonial saat pelepasan di asrama haji.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, memastikan pemerintah memberikan atensi khusus pada aspek keselamatan dan jaminan hak jamaah, termasuk pelaksanaan badal haji.
"Kami memastikan seluruh proses berjalan lancar dengan layanan yang terus dioptimalkan," ujar Ichsan di Jakarta.
Selain kesiapan fisik di Tanah Air, jamaah juga diminta mewaspadai paparan cuaca terik di Madinah yang suhu hariannya dilaporkan mencapai 34 derajat Celsius. Kondisi alam ini menuntut kedisiplinan jemaah dalam mematuhi seluruh panduan keselamatan yang dikeluarkan oleh PPIH.
Langkah mitigasi dehidrasi wajib dipraktikkan sejak dini agar stamina tamu Allah tetap prima menjalani rangkaian ibadah.
"Kami mengimbau jemaah menjaga stamina, memperbanyak minum, dan mengikuti arahan petugas," tutur Ichsan.
(Erha Aprili Ramadhoni)