Tuhan lalu menjawab, “Kamu memang istimewa, Mas. Kelak semua hal bisa jatuh, hanya kamu yang tidak akan ikut jatuh.”
Terlepas dari jatuh tidaknya emas, tapi ngaji dengan Gus Baha harus siap menerima pendapat yang tidak biasa.
Gus Baha beraliran ‘emas’. Kalau ada orang yang salah ya harus dihukum, bukan dibenarkan. Sebab kebenaran harus ditegakkan. Harus ada orang yang berposisi seperti itu.
(Dyah Ratna Meta Novia)