Pentingnya Peningkatan Literasi Matematika di Kalangan Santri

Novie Fauziah, Jurnalis
Selasa 12 November 2019 04:21 WIB
Para santri belajar kitab (Foto: New York times)
Share :

Matematika sejatinya merupakan warisan peradaban Islam yang sangat penting. Banyak bangunan Islam termasuk arsitektur masjid yang indah dibangun dengan menggunakan perhitungan matematika oleh karena itu literasi matematika di kalangan umat Islam harus ditingkatkan.

Banyak ilmuwan muslim yang sangat pakar dalam ilmu matematika. Antara lain, Al-Khawarizmi yang menemukan algoritma, Abu Wafa al Bawzajani yang merupakan pakar astronomi dan pengembang trigonometri. Ilmu matematika yang menjadi warisan ilmuwan muslim ini perlu dilestarikan dengan peningkatan literasi matematika para santri di Tanah Air.

Ketua Umum NU-Circle Gatot Prio Utomo mengatakan, pihaknya memutuskan mendukung Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka). Sebab kemampuan matematika pelajar di Indonesia termasuk di kalangan santri masih rendah.

 

"Kalau kita tak bergerak untuk meningkatkan literasi matematika, takutnya bonus demografi malah jadi bencana demografi. Kemampuan berlogika para santri dan pelajar di Indonesia harus ditingkatkan," ujarnya, Senin, (11/11/2019).

Menurut Gatot, kalau di sekolah umum saja literasi matematika masih rendah, apalagi di pondok pesantren. Oleh karena itu, NU Circle menggandeng Gernas Tastaka mengajak guru dan ustadz mendidik para santri agar lebih senang dengan matematika.

Salah satunya mengajar matematika dengan cara yang lebih visual dan fun. "Visualnya, kita letakkan dulu pondasi matematika, misalnya kita mengajarkan setengah itu dengan cara sebuah kertas dirobek jadi dua," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Muslim lainnya