5. Nasihat untuk tidak berbuat sombong
Luqman juga menasihati anaknya agar tidak bersikap sombong dan angkuh. Sombong dan angkuh sejatinya karakter jin. Jin dikeluarkan dari surga-Nya karena kesombongan dan keangkuhannya. Perasaan sombong ini bisa jadi masalah dalam kehidupan manusia.
Surat Luqman Ayat 18
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
18. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
6. Nasihat untuk hidup sederhana
Terakhir pesan Luqman adalah perintah untuk hidup sederhana dan melunakkan suara.
Surat Luqman Ayat 19
وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
Berikut nasihat Luqman kepada anaknya yang bisa dicontoh oleh para ayah dalam menasihati anak-anaknya agar menjadi anak yang saleh.
(Dyah Ratna Meta Novia)